Connect With Us

Dalam Pelariannya, Pembunuh Janda di Solear Membawa Kabur Perempuan Lain

Maya Sahurina | Senin, 30 Juli 2018 | 22:00

Tersangka yang berinisial HG alias Roy, 33. yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-HG alias Roy, 33, memang penakluk janda. Setelah menghabisi nyawa Neneng Nurmaya, 35, di sebuah rumah yang mereka kontrak di Perumahan Taman Adiyasa, Blok J, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear. Dalam pelariannya ke Pandeglang, Roy pun membawa kabur perempuan lainnya.

Dikatakan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan, pada saat penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Neneng, pihaknya mendapatkan laporan dari seorang warga Desa Gembong, Balaraja,  berinisial T yang mengatakan bahwa anaknya yang bernama Marsati, 24, janda yang memiliki satu anak perempuan berusia 7 tahun, dibawa lari seorang pria bernama Roy.

“Laporan dari warga Gembong itu menunjukkan adanya kesamaan ciri-ciri antara pelaku pembunuhan Neneng dengan pelaku yang membawa lari Marsati. Penyidik memiliki keyakinan bahwa Roy yang dimaksud adalah satu orang yang sama,” terang Kompol Wiwin, Senin (30/7/2018).

Setelah Roy berhasil ditangkap, Minggu (29/7/2018) kemarin di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Polisi pun mendapatkan keterangan jika pelaku pernah menceritakan perbuatannya kepada Marsati.

“Pelaku berterus terang kepada Marsati telah membunuh Neneng. Namun karena takut pada pelaku, Marsati tidak berani melapor,” tambah Wiwin.

Sementara ikhwal Marsati mengikuti kemauan penakluk janda tersebut, diterangkan Wiwin karena Marsati diancam oleh pelaku.

“Pelaku mengancam Marsati bahwa orang tua Marsati akan dibunuh bila Marsati tidak mau ikut dengan pelaku,” imbuh Wiwin.

Pelaku kini telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Tangerang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Sementara anak pelaku yang berjenis kelamin laki-laki berusia 11 tahun yang turut dibawa baik saat hidup seatap dengan Neneng maupun dalam pelarian ke Pandeglang, kini dirawat oleh orang tua pelaku.

“Anak pelaku sudah dikembalikan ke keluarga dan saat ini dalam perawatan sang nenek,” tukasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Gubernur Banten Tunggu Investigasi KNKT Terkait Kebakaran KMP Batumandi

Gubernur Banten Tunggu Investigasi KNKT Terkait Kebakaran KMP Batumandi

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:39

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan terkait kondisi korban insiden kebakaran KMP Batumandi saat hendak bersandar di dermaga Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Selasa 20 Oktober 2026.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill