Connect With Us

Sampah Menumpuk di Sungai Cirarab Bitung

Mohamad Romli | Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:00

Terlihat banyak sampah yang menumpuk di Sungai Cirarab Bitung, Selasa (28/8/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pemandangan tidak sedap tampak saat melintas di Jalan Raya Serang, Bitung. Pasalnya, sungai Cirarab yang membelah jalan tersebut di Bitung Cisereh, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug,disesaki sampah.

Pantauan TangerangNews.com, Selasa (28/8/2018), berbagai jenis sampah menumpuk di sungai tersebut. Akibat tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma tidak sedap.

Air sungai berwarna hitam, sampah menyumbat aliran air yang debitnya sedang rendah.

Hendra, warga setempat mengatakan,sampah yang menumpuk di lokasi itu berasal dari warga sekitar. Kata dia, beberapa warga terbiasa membuang di lokasi tersebut.

"Susah dikasih tahu juga, padahal baunya kita-kita juga yang merasakan," katanya.

Lanjut dia, selain menebar aroma tak sedap, warga setempat juga menjadi langganan banjir di musim penghujan. 

"Kalau musim hujan, disini langganan banjir juga. Gimana gak banjir kalau sungainya mampet," tambahnya.

Menurutnya, harus ada tindakan tegas dari pemerintah setempat agar kebiasaan buruk membuang sampah ke sungai itu tidak berlanjut. Karena selain menjadikan lokasi di sekitar tampak kumuh dan jorok, tumpukan sampah itu pun merusak pemandangan ribuan warga yang melintas di Jalan Raya Serang, Bitung.

"Malu lah kita kalau seperti ini, masa pemerintah mau diam saja," tukasnya.

Terkait tumpukan sampah ini di sungai yang membelah dua wilayah kecamatan yakni Curug dan Cikupa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Syaifullah belum dapat konfirmasi.(MRI/RGI)

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill