Connect With Us

Dua Wartawan Televisi Gadungan Diringkus Polisi di Balaraja

Mohamad Romli | Kamis, 13 September 2018 | 10:09

Wartawan gadungan berinisial DS, 39, diamankan oleh Polsek Balaraja. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Dua pria berinisial AF, 23 dan DS, 39, digelandang ke Mapolsek Balaraja. Kedua pria itu diamankan polisi setelah kedapatan oleh beberapa awak media televisi tengah pura-pura melakukan peliputan dana desa di Desa Saga, Balaraja, Rabu (12/9/2018).

Aksi kedua wartawan gadungan itu sangat meresahkan insan jurnalis, karena mereka diduga kerap meminta sejumlah uang kepada narasumber sebagai imbalan usai pura-pura melakukan tugas peliputan.

Berbekal atribut Net Tv seperti kamera, identitas, pakaian serta sebuah mobil yang bertuliskan Net Tv, mereka dapat meyakinkan narasumbernya sebagai wartawan televisi tersebut.

Aksi kedua wartawan gadungan itu pun tercium oleh awak media, keduanya disergap usai beraksi di Kantor Kepala Desa Saga, Balaraja.

Kedua wartawan gadungan itu pun tak bisa berkutik saat diinterogasi dan akhirnya mengaku menjalani aksinya tersebut karena tergiur oleh kemudahan mendapatkan uang dengan cara instan.

Tim unit Reskrim Polsek Balaraja yang datang ke lokasi pun kemudian menggelandang keduanya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, diantaranya satu buah kamera MDV merk Panasonic, satu buah tanda pengenal kameramen NET Tv atas nama AF, satu buah mikrofon bertuliskan NET Tv, dua  tripot, satu unit handycame, satu buah kaos brtuliskan NET Tv, satu buah switer bertuliskan NET Tv serta satu mobil yang pintu depan kiri dan kanan, serta kaca belakang bertuliskan NET Tv.

Kapolsek Balaraja Kompol Wendy Andrianto saat dikonfirmasi TangerangNews.com membenarkan hal itu. Bahkan ia sendiri sempat didatangi oleh kedua wartawan gadungan tersebut.

"Saya juga sempat diwawancarai, mereka mengaku wartawan dari Net Tv," kata Wendy, Kamis (13/9/2018).

Kini keduanya masih dalam proses penyidikan di Mapolsek Balaraja. "Kami masih periksa," kata Wendy.(RMI/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill