Connect With Us

Satu Pramugari Lion Air JT-610 Warga Solear

Maya Sahurina | Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:09

Kediaman Mery Yulinda, pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di peraian Karawang, Selasa (30/11/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Satu dari lima pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di peraian Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) kemarin tercatat sebagai warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Saat TangerangNews.com menyambangi kediaman Mery Yulinda, pramugari tersebut, di Cluster Golden Kirana, Blok G11, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Selasa (30/11/2018) siang, rumah tersebut dalam keadaan sepi.

Informasi yang dihimpun, korban telah bekerja di perusahaan maskapai penerbangan itu beberapa tahun terakhir.

"Mery baru sekitar tiga tahun bekerja sebagai pramugari," terang seorang wanita penghuni cluster tersebut yang mengaku cukup mengenal korban.

Namun narasumber itu tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait korban.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, tampak tidak ada kegiatan di rumah bercat kuning itu, hanya sebuah sepeda motor terparkir di beranda rumah.(MRI/RGI)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

PROPERTI
LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

Senin, 4 Mei 2026 | 20:55

LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill