Connect With Us

Fraksi Demokrat Minta Tunjangan Honorer Dinaikkan, Begini Jawaban Bupati Tangerang

Maya Sahurina | Senin, 5 November 2018 | 15:00

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli saat menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya untuk lima tahun ke depan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-DPRD Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati Tangerang Terhadap Pandangan Umum Fraksi terkait Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, Senin (5/11/2018).

Dalam rapat yang digelar di ruang Paripurna DPRD itu, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli hadir mewakili Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dalam rapat paripuna sebelumnya, beberapa fraksi menyampaikan pandangannya. Fraksi Partai Golkar misalnya, menyoroti soal transparansi anggaran. Sementara fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyoroti menurunnya anggaran untuk pos belanja.

Lain hal dengan Fraksi Partai Demokrat yang meminta dinaikkannya tunjangan pegawai honorer, karena jika dibandingkan dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tunjangan pegawai honorer di Kabupaten Tangerang jauh lebih rendah.

Terkait pandangan Fraksi Demokrat, Bupati melalui Wabup Mad Romli mengatakan bahwa,l tunjangan tersebut diberikan untuk mencapai indikator target keluaran kegiatan atau kinerja kegiatan. 

Dikatakan Mad Romli, tunjangan pegawai honorer di Kabupaten Tangerang memang berbeda dengan dua wilayah tetangga, yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangsel. Hal ini dipicu perbedaan jumlah honorer dan luas wilayah.

“Mengenai besaran tunjangan yang berbeda dengan Kota Tangerang dan Kota Tangsel, karena kebutuhan Pemerintah Kabupaten Tangerang lebih besar dari kedua pemerintah daerah tersebut,” kata Mad Romli.

Namun, dalam rapat itu tidak dibeberkan berapa besar perbedaan tunjangan tersebut dan perbedaan jumlah pegawai honorer di tiga wilayah di Tangerang Raya ini.

Sementara, terkait pandangan Fraksi Hanura yang menyoroti penurunan di sektor pendapatan daerah yaitu retribusi daerah, Mad Romli menjelaskan, hal itu disebabkan karena adanya perpindahan pencatatan atau reklasifikasi atas target pendapatan dana kapitasi dan non kapitasi puskesmas.(RAZ/RGI)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill