The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TANGERANGNEWS.com-Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi mulai mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Hujan yang juga kerap berdampak banjir di beberapa titik lokasi, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyiagakan personel dan perlengkapan logistik.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Agus Suryana merinci beberapa titik lokasi rawan banjir tersebut, diantaranya Kawasan Perumahan Binong, Kecamatan Curug, Perumahan Mustika, Kecamatan Tigaraksa serta Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa dan Desa Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Cirumpak, Kecamatan Kronjo, dan Kecamatan Kosambi.
"Kita sudah menyiapkan alat penyedot air untuk daerah Cikupa, lalu Binong Permai yang di perumahan kita sudah menyiapkan satu perahu, Mustika Tigaraksa kita sudah menyiapkan satu perahu," ujar Agus aat dihubungi TangerangNews, Rabu (7/11/2018)
Meski demikian,lanjut Agus, dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat kerawanan banjir ditiga titik itu sudah berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini, klaim Agus, dikarenakan sudah ada perbaikan pada saluran drainase yang menjadi pemicu banjir tersebut.
"Namun kita tetap siaga 24 jam, dan kita sudah bisa memetakan daerah banjir, kemaren waktu hujan deras sudah tidak ada banjir di lokasi itu,” tambah Agus.
Selain tiga lokasi itu, Agus juga menyebut beberapa lokasi lain yang menjadi daerah langganan banjir, diantaranya Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, serta beberapa titik di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga.
"Ada 18 unit perahu, baberapa alat pendeteksi banjir, personel, semua sudah siap (mengantisipasi banjir,” tandasnya.(MRI/RGI)
Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews