Connect With Us

Beredar Video Protes Warga di Kantor Disdukcapil Tangerang

Maya Sahurina | Jumat, 11 Januari 2019 | 20:30

Suasana sejumlah orang yang protes di depan loket pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebuah video berdurasi 10 detik beredar di grup WhatsApp. Video hasil rekaman amatir itu berisi protes sejumlah orang di depan loket pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang.

Belum diperoleh keterangan kapan peristiwa tersebut terjadi. Namun dalam video itu terlihat antrean warga dengan suasana tampak kisruh. Sementara tak seorang pun petugas tampak di loket pelayanan.

"Keluar dulu, keluar dulu," suara seorang pria sambil menunjuk- nunjukkan jari tangannya ke arah pintu ruang pegawai kantor tersebut.

Dikonfirmasi awak media, Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Syafrudin angkat bicara terkait protes warga tersebut.

"Tiap hari itu mah (ada protes)," singkatnya.

Sementara saat ditanya soal raport merah dari Ombudsman terkiat pelayanan serta upaya meningkatkan pelayanan diinstitusinya itu, Syafrudin menjawab tidak ada upaya.

"Raport merah, kalau masalah blanko (KTP-el) mah kita minta ke Kementerian (Kemendagri). Kalau ngasih blankonya banyak, ya pelayanannya juga bagus," ungkapnya.

Syafrudin menambahkan, bahwa pelayanan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat adalah kekurangan blanko KTP-el, hal itu berdampak pada jumlah KTP-el yang dicetak tidak sebanding dengan jumlah warga yang menunggu kartu identitas kependudukannya itu.

"Kemarin turun 3.000 (blanko KTP-el), sekarang tersisa 300," imbuhnya.

Sementara, lanjut dia, pengajuan blanko KTP-el ke Kemendagri per minggunya hanya bisa 4.000 buah. 

"Sedangkan kebutuhan di Kabupaten Tangerang mencapai 58 ribu," jelasnya seraya menambahkan bahwa selama 2018 kurang lebih 300 ribu lembar KTP-el telah dicetak.

Ia pun kembali menegaskan, bahwa protes yang terjadi di kantornya tersebut buka demo, melainkan ada sejumlah warga yang datang namun KTP-el yang bersangkutan belum jadi.

"Bukan demo. Saya yang meredam mereka. Mereka yang datang itu yang KTP-elektroniknya belum jadi. Saya sampaikan harap bersabar," jelasnya lagi.(RAZ/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill