Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meresmikan realisasinya program sanitasi berbasis pesantren (Sanitren) di pondok pesantren (Ponpes) As Sanusiah Cisoka, Rabu (13/2/2019).
Diketahui, sanitren adalah salah satu program yang diunggulkan Zaki pada periode kedua kepemimpinannya untuk memperbaiki kondisi sanitasi ponpes di Kabupaten Tangerang. Program ini mulai direalisasikan pada tahun 2018.
Dalam sambutannya, Zaki mengatakan di Kabupaten Tangerang terdapat 821 ponpes. Dari jumlah itu, kata Zaki, 640 adalah ponpes salafi dengan jumlah santri sekitar 28.672 orang.
"Sanitren ini menjadi program kerja lima tahun ke depan. Seluruh pesantren di Kabupaten Tangerang akan mendapatkan sanitasi yang layak untuk santri dan santriwati," ujar Zaki.

Zaki membeberkan, bahwa selain menghadapi keterbatasan sanitasi, pesantren-pesantren salafi di Kabupaten Tangerang juga saat ini masih mengalami keterbatasan asrama atau yang lebih dikenal dengan kobong. Namun, meski demikian, ia mengakui hal itu tidak menyurutkan semangat belajar santri dan santriawati.
"Hari ini ada 46 pondok pesantren yang telah mendapatkan bantuan sanitren. Sementara untuk tahun 2019 ada 150 pondok pesantren yang akan mendapatkan bantuan serupa," tambahnya.
Zaki berharap, melalui program tersebut, kualitas sanitasi di ponpes salafi pun meningkat. Karena, kata dia, bukan hanya sanitasi sekolah yang menjadi prioritasnya, melainkan juga ponpes salafi.
"Mudah-mudahan gerakan pola hidup sehat di pondok-pondok pesantren di Kabupaten Tangerang bisa menular juga ke lingkungan lebih luas," harapnya.
Program Zaki ini disambut baik oleh masyarakat di Kabupaten Tangerang, tak terkecuali kelompok pemuda dari Gerakan Ansor.
Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang Muhidin A Kodir mengatakan, program tersebut sangat tepat sasaran, mengingat kondisi sanitasi pesantren salafi di Kabupaten Tangerang perlu mendapatkan perhatian serius Pemerintah.
"Kami sangat mengapresiasi program pak Bupati, sanitren memang menjadi program yang dibutuhkan pondok pesantren salafi di Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Dengan dibenahinya fasilitas sanitasi itu, kata dia, kenyamanan santri-santriwati pun akan semakin meningkat, sehingga secara langsung, menurut dia, akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran.
"Saya yakin, dengan kondisi sanitasi yang baik, maka santri-santriwati akan semakin nyaman belajar dan semakin betah tinggal di pondok (pesantren)," tukasnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews