Connect With Us

Listrik & Komputer, Kendala UNBK di SMKN 2 Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Selasa, 26 Maret 2019 | 20:00

Suasana di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Tangerang saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dihari kedua, Selasa (26/3/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah memasuki hari kedua. Sejumlah kendala masih dihadapi sekolah di Kabupaten Tangerang, salah satunya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Tangerang.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Mauk-Sepatan, Pisangan Jaya, Sepatan, Kabupaten Tangerang itu sempat kekurangan komputer untuk melaksanakan UNBK tahun ini.

"Kami sempat kekurangan 20 komputer, kemudian kami atasi dengan pengadaan dan meminjam," ungkap Kepala Sekolah SMKN 2 Kabupaten Tangerang Imam Sutarya, Selasa (26/3/2019).

Lanjut Imam, pihaknya juga sempat terkendala dengan aliran listrik karena naiknya beban daya akibat bertambahnya pemakaian.

"Kita memang sempat mengalami kendala pada listrik karena beban berat untuk 7 lab, listrik sempat ngedrop, ketika komputer dinyalakan banyak yang re-start, tapi kita tarik kabel lagi sehingga sekarang belum ada laporan kendala lagi," tambahnya.

Sementara untuk jaringan internet, Imam mengatakan tidak ada kendala. Proses unggah dan unduh pada portal UNBK pun telah memenuhi standar. 

"Internet memang kita sudah besar bandwith-nya, sudah mencukupi. Secara keseluruhan berjalan baik dari segi upload dan download," tutupnya.(MRI/RGI)

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill