Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran menghanguskan bangunan kobong (asrama) santri puteri Pondok Pesantren (Ponpes) Hudaatul Umam di Kampung Pasir Awi, RT 04/02, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Jumat (7/6/2019).
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Pasar Kemis Kompol Ucu Syaifulloh mengatakan kebakaran yang menghanguskan Ponpes yang diasuh K.H. Turmudzi tersebut dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu ruangan asrama.

"Korsleting listrik tersebut berasal dari kobong atas bagian barat, kemudian api merambat ke kobong-kobong santri yang lainnya," ujarnya kepada TangerangNews.
Kondisi cuaca yang cukup panas membuat si jago merah tersebut cepat merambat, sehingga meluluhlantahkan ruangan lainnya dibangunan dua lantai tersebut.
"Santri bersama warga sudah berusaha memadamkan api, tapi api terus berkobar," tambahnya.
Tak lama berselang, satu unit armada pemadam kebakaran pun tiba di lokasi. Setelah petugas berjibaku berusaha memadamkan si jago merah, namun api belum juga bisa dipadamkan.
"Kemudian dua unit armada pemadam kebakaran kembali tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB," jelasnya.
Sebanyak enam asrama santri berukuran sekitar 3x5 meter pun hangus terbakar, kerugian ditaksir hingga Rp300 juta.
"Hanya kerugian materi saja, tidak ada korban jiwa," tukas Kapolsek.(RMI/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPerjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews