Connect With Us

Disiram Air Keras oleh Selingkuhan Istrinya, Ustaz di Teluknaga Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 1 September 2019 | 17:23

Suasana dirumah Hasanudin, 29, seorang ustaz yang meninggal setelah wajahnya disiram air keras oleh pria diduga selingkuhan istrinya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Hasanudin, 29, meregang nyawa akibat luka bakar yang dialaminya. Ustaz ini meninggal setelah wajahnya disiram air keras oleh pria diduga selingkuhan istrinya, Romli, 33.

Peristiwa berujung maut ini terjadi di Kampung Pangkalan RT 01 / RW 01 Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/8/2019) malam.

Menurut keluarga korban, Muhamad Marjuki, peristiwa berawal saat tokoh muslim di kampung setempat itu selesai mengajar ngaji di sebuah majelis di dekat kediamannya. 

Nahas ketika berada dalam perjalanan menuju kontrakannya, korban tiba-tiba dihampiri dua orang terduga pelaku yang menyiram zat kimia cair ke wajahnya.

Kedua terduga pelaku ini diketahui salah satunya adalar Romli yang memiliki hubungan spesial dengan istri korban, Yatimah, 25.

“Korban memang selesai pengajian, di tengah jalan dihadang pelaku dan sempat cekcok mulut hingga korban disiram air keras,” ujar Marjuki, Minggu (1/9/2019).

BACA JUGA:

Korban saat itu sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong. Korban pun meninggal akibat luka melepuh di wajahnya.

Istri korban, Yatimah mengaku mempunyai hubungan khusus dengan Romli. Hubungan keduanya ini sudah berlangsung sejak Yatimah belum menikah dengan korban.

Yatimah juga mengaku hubungannya dengan korban tidak harmonis. Bahkan ia pernah menyuruh Romli untuk mencari sari’at agar korban membencinya dirinya.

“Dari sewaktu saya jadi janda juga sudah pacaran sama Romli, sebenarnya saya tidak suka dengan Hasanudin, pernah saya minta cerai, tapi dia tidak mau,” ungkapnya.

Yatimah tidak menyangka Romli melakukan perbuatan nekat yang membuat suaminya meninggal dunia akibat disiram cairan kimia.

Yatimah mengaku merasa tidak menyuruh Romli untuk berbuat keji kepada korban. Ia pun sangat menyesalkan tindakan Romli.

“Saya tidak tahu dia lakuin itu sama suami, begitu tahu kejadian saya juga kaget. Saya tidak suruh dia seperti itu, sekarang saya sedih suami sampai meniggal dunia, saya nyesal sekali,” imbuhnya.

Diketahui, kedua pelaku sudah diamankan polisi. Keduanya dan Yatimah saat ini masih dimintai keterangan oleh polisi di Polsek Teluknaga.

Sementara itu, Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdulrohim belum dapat memberikan penjelasan terkait kasus tersebut, karena masih dalam penyelidikan untuk pengembangan lebih lanjut.(RAZ/RGI)

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill