Connect With Us

50 Rumah Warga Tidak Mampu di Balaraja Dibedah

Maya Sahurina | Rabu, 9 Oktober 2019 | 20:15

Kegiatan bedah rumah layak huni di Kampung Comrang, RT 03/02, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Impian Saptuding, warga Kampung Comrang, RT 03/02, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja memiliki rumah layak huni segera terwujud. Ia menjadi salah satu penerima manfaat program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) Pemkab Tangerang.

Peletakan batu pertama program yang kini digawangi Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan itu dilakukan oleh Camat Balaraja, Yayat Rohiman, Rabu (9/10/2019).

Seremoni tersebut sekaligus menandai pelaksanaan program pada tahun 2019 ini sudah dimulai. Sebanyak 50 masyarakat tidak mampu di Kecamatan Balaraja rumahnya akan dibedah.

"Gebrak Pakumis adalah program unggulan yang sangat diapresiasi oleh banyak pihak, karena menyentuh langsung kepentingan masyarakat yang membutuhkan," ungkap Yayat kepada wartawan usai seremonial tersebut.

Yayat menyebut, program tersebut sudah bergulir beberapa tahun terakhir dan telah membantu ratusan warga tidak mampu di Kecamatan Balaraja.

"Kami bersyukur, karena program ini, masyarakat kami yang kurang mampu, satu persatu kini memiliki hunian yang layak. Tentu kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang telah menginisiasi program yang luar biasa ini," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Tobat Endang Suherman. Ia mengatakan, berkat program tersebut, masyarakat di desanya yang benar-benar tidak mampu memiliki harapan.

"Impian mereka memiliki rumah yang layak huni terwujud. Sebab bagi mereka, impian demikian sangat mahal, dan kadang dianggap tidak mungkin. Program Gebrak Pakumis ini menjawab harapan warga kami," katanya.

Sementara, Acep Hermanto selaku pelaksana program dari Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Balaraja mengatakan, pihaknya telah meningkatkan 422 kualitas rumah tidak layak huni sejak program itu bergulir tahun 2013.

"Tahun ini, Kecamatan Balaraja mendapatkan slot sebanyak 50 unit di dua desa, yakni desa Tobat dan Saga," katanya.

Acep juga mengakui, program Gebrak Pakumis dinilai berhasil mengatasi persoalan kebutuhan mendasar bagi warga tidak mampu..

"Penerima manfaat program ini warga yang benar-benar tidak mampu. Sehingga, mereka sangat merasakan manfaat dari program ini. Semoga dengan Gebrak Pakumis, beberapa tahun ke depan, tidak ada lagi hunian tidak layak huni di Kecamatan Balaraja," pungkasnya(RMI/HRU)

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill