Connect With Us

Warga Mauk Keluhkan Tumpukan Limbah Plastik di Saluran Irigasi

Maya Sahurina | Selasa, 5 November 2019 | 14:12

Tampak limbah plastik dengan jumlah besar menumpuk di pinggir saluran irigasi, Jalan Baru, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Limbah plastik dengan jumlah besar menumpuk di pinggir saluran irigasi, Jalan Baru, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Limbah yang berasal dari pengepul di seberang jalan itu dikeluhkan warga setempat karena mencemari saluran.

Salah satu warga, Kampung Tanah, Desa Kedung Dalem, Rustam mengatakan, lapak pengepul limbah itu kerap membuang sisa limbah yang tidak terpakai di samping saluran irigasi.

BACA JUGA:

Jika tidak ditindak, dikhawatirkan akan semakin banyak lapak limbah yang akan melakukan hal sama.

"Saat ini ada dua pengusaha (limbah), namun jika dibiarkan bisa bertambah banyak. Sampai saat ini belum ada peneguran dari pihak terkait, semua terkesan diam. Padahal ini sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan warga jika dibiarkan," ujar Rustam, Selasa (5/11/2019).

Rustam berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan tindakan tegas menertibkan usaha dan lapak limbah yang ada di bantaran irigasi.

"Limbah jenis apanya saya kurang tahu pasti, tetapi kalau dilihat itu campuran, ada berbahan plastik," jelasnya.

Sementara itu, Aktivis Lingkungan Ahmad Satibi mengatakan jika dibiarkan tanpa ada penegasan dari pemerintah, limbah-limbah tersebut akan berdampak terhadap lingkungan sekitar. 

"Saya berharap agar pihak desa dan kecamatan untuk menertibkan lapak limbah yang berdiri di atas bantaran irigasi itu, sebelum semuanya terlambat dan irigasi Jalan Baru menjadi rusak parah," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill