PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor
Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13
Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.
TANGERANGNEWS.com-Dua perampok bersenjata api berhasil ditangkap Polresta Tangerang setelah menyatroni minimarket di Jalan Pasir Kalong, Desa Cibadak Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada 10 Oktober 2019.
Kedua pelaku diketahui berinisial M, 27, dan S, 27. Dalam aksinya mereka menggunakan senjata api untuk mengancam pegawai minimarket.
Pelaku M bertugas mengawasi situasi dan mengendarai motor. Sementara S yang beraksi melakukan perampokan.

Kapolres Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kedua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor, saat itu masuk ke minimarket pada pukul 03.00 WIB.
Modus kedua pelaku ketika masuk langsung mengancam karyawan alfamart dan meminta korban untuk membuka brangkas.
"Pelaku mengancam akan membunuh korban dengan senjata api," ujar Ade, Selasa (12/11/2019).
Baca Juga :
Ade menambahakan, kedua pelaku merupakan warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur dan bekerja menjadi driver ojek online (Ojol) di Tangerang.
M sempat melarikan diri ke Surabaya dan ditangkap petugas dikontrakannya. Sedangkan rekannya, S, yang merupakan residivis ditangkap di Tangerang.

"Hasil curian yang dibawa lari kedua pelaku berupa uang sebesar Rp39 juta dan hasilnya digunakan untuk berfoya-foya," pungkasnya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal KUHP 365 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(RAZ/HRU)
Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.
TODAY TAGKepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews