Connect With Us

Benda Menyerupai Bom Kagetkan Karyawan Pabrik di Cikupa

Maya Sahurina | Kamis, 28 November 2019 | 17:54

Petugas dari tim gegana saat memeriksa benda yang menyerupai bom yang ditemukan petugas keamanan PT Ananta Berkat Jaya di Kawasan Millenium blok A 11 No. 28, Desa Budi Mulya, Cikupa, Kamis (28/11/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah benda menyerupai bom ditemukan petugas keamanan PT Ananta Berkat Jaya di Kawasan Millenium blok A 11 No. 28, Desa Budi Mulya, Cikupa, Kamis (28/11/2019).

Benda tersebut beruppa botol beling berisi cairan berwarna coklat. Pada bibir botol terpasang lakban berwarna kuning. Selain itu, terpasang juga rangkaian kabel.

Mendapatkan benda mencurigakan, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cikupa.

BACA JUGA:

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito mengatakan, petugas keamanan pabrik pertama kali mendengar bunyi aneh saat mendatangi pos satpam sekitar pukul 07.00 WIB.

"Saksi ini mendengar suara seperti dentingan jam, kemudian saat dia cek malah menemukan benda mencurigakan yang selanjutnya dia langsung menghubungi pihak kami (kepolisian)," ujarnya. 

Saat petugas melakukan pengecekan, benda tersebut merupakan botol beling berisi cairan coklat yang dilakban warna kuning dan ada rangkaian kabel kecil yang terpasang pada tombol dan bibir botol yang sudah di lakban dan terletak dipojok pos satpam.

"Saat mengecek benda itu, untuk keamanan pun kita langsung menghubungi tim gegana," ujarnya.

Saat dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh tim gegana, pihaknya pun memastikan jika benda tersebut bukan bom. Namun, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan soal benda dan teror dikawasn setempat.

"Hasilnya itu bukan bom, tapi masih terus kita selidiki terutama soal teror itu," pungkasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill