Connect With Us

Cisoka Kembangkan Rumah Bibit Sayuran Organik

Maya Sahurina | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:06

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan didampingi Camat Cisoka Ahmad Hapid saat menyerahkan 150 bibit sayur mayur kepada warga. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Camat Cisoka menyerahkan bantuan 150 bibit sayur mayur kepada 10 desa di wilayah Kecamatan Cisoka. Penyerahan bantuan itu berlangsung di Kampung Cibugel, Desa Cibugel, Cisoka, Selasa (17/12/2019).

Camat Cisoka Ahmad Hapid  mengatakan, bantuan bibit sayur organik itu untuk membiasakan masyarakat memenuhi kebutuhan sayur mayur secara mandiri, juga memanfaatkan pekarangan rumah dengan ditanami tumbuhan yang berguna untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan didampingi Camat Cisoka Ahmad Hapid saat menyerahkan 150 bibit sayur mayur kepada warga.

Kata dia, bantuan itu juga untuk mendorong kiprah Kelompok Wanita Tani (KWT) Gria Karya Mandiri Cisoka yang saat ini sudah beranggotakan 120 orang.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berjalan sehingga dapat memberikan pemahaman kepada warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun sayuran organik, sehingga kegiatan ini dapat menjadikan percontohan bagi kecamatan lainnya," kata Hapid

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan  mengatakan, Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah urban dengan beragam kultur serta laju pertumbuhan penduduk yang cukup pesat harus menyiasati kebutuhan pangan. Pemanfaatan pekarangan untuk menanam beragam sayuran salah satu upaya memenuhi kebutuhan pangan tersebut.

"Ini menjadi salah satu solusi yang tepat di tengah pembangunan yang pesat kita dapat mengambangkan penanaman sayuran organik yang sangat baik bagi kesehatan. Karena pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis," kata Azis

Lanjut Azis, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang sangat mendukung serta mengapresiasi adanya rumah bibit di Kampung Cibugel yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Gria Karya Mandiri Cisoka.

Baca Juga :

"Semoga dengan Adanya Kelompok Wanita Tani di ini bisa memberikam contoh positif bagi kampung lainnya sehingga bisa memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun sayuran organik" tambahnya.

Endang, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Gria Karya Mandiri Cisoka mengatakan, awalnya kelompok itu hanya beranggotakan 30 orang. Namun kini jumlahnya telah mencapai 120 orang.

Ia bersyukur, karena berkat bantuan itu, kini kelompoknya memiliki rumah bibit sendiri.

"Kami akan terus berupaya membangun kelompok wanita tani ini, bukan hanya untuk berkebun di halaman rumah, tapi juga dapat membantu pemerintah daerah dalam bidang sayur mayur" katanya.(RMI/HRU)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
Diduga Tilep Uang Pelanggan, Oknum Pegawai Perumda TB Dinonaktifkan dan Wajib Ganti Rugi

Diduga Tilep Uang Pelanggan, Oknum Pegawai Perumda TB Dinonaktifkan dan Wajib Ganti Rugi

Jumat, 19 Juni 2026 | 23:06

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill