Connect With Us

Petani & Nelayan Pemkab Tangerang Rembug Cari Inovasi

Muhamad Heru | Kamis, 27 September 2018 | 11:39

Organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA) Kabupaten Tangerang mengadakan Mimbar Saresehan/ Rembug di Kantor Aula BPP Kaliasin, Rabu (26/9/2018). (TangerangNews.com/2018 / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA) Kabupaten Tangerang mengadakan Mimbar Saresehan/ Rembug di Kantor Aula BPP Kaliasin, Rabu (26/9/2018). Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi dan mencari solusi inovasi pertanian dan nelayan Kabupaten Tangerang.

Ketua KTNA Kabupaten Tangerang Didi Rosadi menyampaikan, KTNA harus berpera mencari solusi dari permasalahan-permasalahan sektor pertanian dan nelayan di Kabupaten Tangerang. Semua tingkatan KTNA mulai dari Desa hingga Kabupaten, diharap dapat berkominasiu dengan baik sesuai tingkatannya.

“KTNA adalah organisasi profesi petani nelayan yang bersifat independen, karena berorientasi pada kegiatan ekonomi sosial dan budaya di sektor pangan atau agribisnis berbasis pedesaan berwawasan lingkungan berdaulat, yang berskala nasional dapat mewakili aspirasi petani nelayan kepada pihak pemerintah maupun swasta,” katanya.

Sejak tahun 2007, lanjut Didi, dirinya aktif di KTNA Kecamatan Cisoka dan kelompok tani untuk selalu melakukan inovasi dan edukasi agar dapat mengidentifikasi permasalahan di lapangan seperti pengairan, infratruktur, hama penyakit dan lainnya.

“Dengan edukasi, para petani dapat menganalisa usaha taninya sehingga kesejahteraan dan kemandirian bisa di bangun,” ujarnya.

Sementara Ketua KTNA Provinsi Banten Oong Sahroni menyampaikan, KTNA harus mampu mengawal kebijakan pemerintah dan ikut rembug dalam musrembang. "Sehingga kebutuhan para petani nelayan bisa tersampaikan ke pemerintah atau APBD Kabupaten Tangerang." ungkapnya pria yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lebak ini. 

Sementar itu Mawardi Nasution Sekdis Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya akan selalu berupaya membuat program-program yang lebih baik dan lebih maju lagi untuk kedepannya.  "Ini semua supaya petani nelayan yang ada di Kabupaten Tangerang agar lebih sejahtera lagi,” tuturnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill