Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA) Kabupaten Tangerang mengadakan Mimbar Saresehan/ Rembug di Kantor Aula BPP Kaliasin, Rabu (26/9/2018). Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi dan mencari solusi inovasi pertanian dan nelayan Kabupaten Tangerang.
Ketua KTNA Kabupaten Tangerang Didi Rosadi menyampaikan, KTNA harus berpera mencari solusi dari permasalahan-permasalahan sektor pertanian dan nelayan di Kabupaten Tangerang. Semua tingkatan KTNA mulai dari Desa hingga Kabupaten, diharap dapat berkominasiu dengan baik sesuai tingkatannya.
“KTNA adalah organisasi profesi petani nelayan yang bersifat independen, karena berorientasi pada kegiatan ekonomi sosial dan budaya di sektor pangan atau agribisnis berbasis pedesaan berwawasan lingkungan berdaulat, yang berskala nasional dapat mewakili aspirasi petani nelayan kepada pihak pemerintah maupun swasta,” katanya.
Sejak tahun 2007, lanjut Didi, dirinya aktif di KTNA Kecamatan Cisoka dan kelompok tani untuk selalu melakukan inovasi dan edukasi agar dapat mengidentifikasi permasalahan di lapangan seperti pengairan, infratruktur, hama penyakit dan lainnya.
“Dengan edukasi, para petani dapat menganalisa usaha taninya sehingga kesejahteraan dan kemandirian bisa di bangun,” ujarnya.
Sementara Ketua KTNA Provinsi Banten Oong Sahroni menyampaikan, KTNA harus mampu mengawal kebijakan pemerintah dan ikut rembug dalam musrembang. "Sehingga kebutuhan para petani nelayan bisa tersampaikan ke pemerintah atau APBD Kabupaten Tangerang." ungkapnya pria yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lebak ini.
Sementar itu Mawardi Nasution Sekdis Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya akan selalu berupaya membuat program-program yang lebih baik dan lebih maju lagi untuk kedepannya. "Ini semua supaya petani nelayan yang ada di Kabupaten Tangerang agar lebih sejahtera lagi,” tuturnya.(RAZ/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews