Connect With Us

Petani Wanita di Kota Tangerang Panen Kacang Tanah & Pakcoy

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:10

Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Berseri di RW 04 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang memanen sayuran jenis kacang tanah dan pakcoy, Selasa (25/6/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Berseri di RW 04 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang kembali memanen sayuran.

Sayuran yang dipetik para petani wanita kali ini adalah jenis kacang tanah dan pakcoy. Mereka pun tampak semringah bisa menuai hasil tanamannya di tengah kehidupan kota metropolitan ini.

"Alhamdulillah hari ini di kebun kami panen kacang tanah dan pakcoy. Ini kalau dihitung sudah beberapa kali panen," ujar Lilik Utami, Ketua KWT Mawar Berseri RW 04 Kelurahan Babakan, Selasa (25/6/2019).

Lilik mengatakan, hasil panen kacang tanah dan pakcoy ini akan dijual ke masyarakat dengan harga yang menyesuaikan dengan pasar. Misalnya pakcoy dibanderol perkilonya Rp20 ribu.

Sementara hasil penjualannya akan digunakan kembali oleh KWT untuk memenuhi kegiatan bertani. Sehingga aktivitas bertani tetap berlanjut.

"Hasil panen ini kita jual untuk kegiatan ini yang berkesinambungan seperti digunakan untik beli bibit dan pupuk," katanya.

Lilik menambahkan, aktivitas bertani di RW 04 Kelurahan Babakan sudah dimulai sejak 2013. Adapun tumbuhan yang ditanam pun beragam jenis sayuran hidroponik seperti pakcoy, selada air dan pagod. Juga jenis sayuran organik lainnya, seperti kangkung, bayam, kembang kol hingga jagung dan singkong. Hampir setiap bulan, para wanita tani ini memanen hasil tanamannya.

"Kita proses menanamnya divariasi dari macam-macam sayuran secara bergantian biar mengurangi hama," imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas  Ketahanan Pangan Kota Tangerang Eny Nuraeny menuturkan panen tanaman ini merupakan sebuah keberhasilan.

Ia mengharapkan KWT Mawar Berseri untuk terus konsisten dan meningkatkan kegiatan bertani karena hasilnya dapat menjaga ketahanan pangan keluarga.

"Sehingga akan terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sini terutama buat keluarga dan anak-anak kita," tuturnya.

Eny menambahkan, KWT Mawar Berseri memanfaatkan lahan tidur yang berstatus fasos fasum di wilayah RW 04 Kelurahan Babakan untuk bertani. 

Namun begitu, warga lainnya tak berkecil hati jika di lingkungan tidak tersedia fasos fasum. Jika ingin bertani, warga di Kota Tangerang justru memanfaatkan lahan pekarangan di lingkungannya.

"Lahan itulah saat ini kita terus imbau tidak hanya menanam bunga hias saja tapi lebih diutamakan adalah sayuran, buah-buahan dan obat keluarga. Itu bisa dimanfaatkan untuk keluarga sendiri dan tetangganya nanti bisa lebih sehat lagi, organik juga," imbuhnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:58

Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill