Connect With Us

Ojol & Security Supermall Karawaci Ricuh

Mohamad Romli | Kamis, 19 Desember 2019 | 16:28

Suasana kerumunan driver ojek online (ojol) di depan Pos Polisi Sub Sektor Lippo Karawaci, Kamis (19/12/2019). (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Kericuhan terjadi antara driver ojek online dengan petugas keamanan ( security) Supermall Karawaci, Kamis (19/12/2019).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di pintu keluar parkiran dekat lobby selatan.

Ratusan ojol berkerumun di area tersebut. Mereka bersitegang dengan petugas security mall, karena tak terima satu orang temannya diduga dipukul oleh seorang petugas security mall.

Suasana para ojek online yang bersitegang dengan petugas keamanan ( security) di Supermall Karawaci, Kamis (19/12/2019).

Nurman, salah seorang ojol mengatakan, pemukulan itu terjadi saat Bule, seorang driver ojol, sedang melintas di lokasi dengan melawan arus lalu lintas.

"Biasanya cuma dikasih tahu enggak boleh melawan arus. Kalau ini langsung dipukul tangan dan kepalanya," ujarnya.

Karena tak terima dengan aksi pemukulan itu, ojol yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung menghampiri security tersebut. Kericuhan pun terjadi.

Hendrik, driver ojol lainnya yang mengaku melihat langsung peristiwa itu mengatakan, akibat dipukul, Bule mengalami luka dibibir bagian bawah.

"Bibir bawah di dalamnya pecah," katanya.

Pantauan TangerangNews, kedua pihak, kemudian dibawa ke Polsubsektor Lippo Karawaci untuk dimintai keterangan.

Ratusan driver ojol pun kemudian menyemut di depan kantor pos polisi tersebut. Mereka meminta kasus itu dilanjutkan ke ranah hukum.

Sempat terjadi beberapa kali ketegangan antara petugas kepolisian dengan para driver ojol saat mereka meminta security yang melakukan pemukulan itu dibawa keluar kantor.

Bule, korban pemukulan itu sempat beberapa kali keluar kantor pos polisi. Ia berusaha menenangkan ratusan massa yang telah tersulut emosi.

"Saya minta kawan-kawan tenang. Saya akan tetap lanjutkan kasus ini ke ranah hukum," kata pria berkulit putih yang bibir bagian bawahnya tampak masih berdarah itu.

Namun, meski telah berusaha ditenangkan, massa belum juga reda emosinya. Mereka tetap berkerumun di depan pos polisi sambil berteriak-teriak.

Hingga akhirnya, petugas berinisiatif membawa Bule dan petugas security itu ke Mapolres Tangsel.(RMI/HRU)

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill