Connect With Us

Raskin di Lima Desa di Kabupaten Tangerang Tak Diurus

| Rabu, 28 Juli 2010 | 10:04

Raskin (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS
-Raskin di lima desa yang terdiri dari dua kecamatan tidak diurus selama empat bulan oleh pemerintah setempat. Penyebabnya diduga karena kepala desa setempat tidak bisa menutupi alokasi anggaran untuk membayarnya ke Bulog, Provinsi Banten.

Kepala Badan Ketahanan  Pangan Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kabupaten Tangerang Didin Syamsudin melalui stafnya Subhan mengatakan, dua desa itu ada di Kecamatan Pasar Kemis, yakni desa Gelam Jaya dan desa Pasar Kemis. “Sedangkan tiga desa lagi saya lupa namanya, tetapi ketiganya ada di Kecamatan Cikupa,” ujar Subhan, hari ini.

Dia mengatakan, akibat dari tidak terserapnya raskin, warga di lima desa itu telah melaporkan diri kepada pengelola dimasing-masing kecamatan. Sebab, memang sudah empat bulan mereka tidak mendapat subsidi beras dari pemerintah. “Kami sendiri sudah meminta kepada camatnya untuk segera menegur kepala desa, karena ini kendalanya ada di kepala desa yang tidak meminta ke Bulog, kalau warga sih sudah pasti bayar setiap mengambil jatah raskin ini,” tuturnya.

Tahun 2010 ini, Kabupaten Tangerang mendapat jatah raskin sebanyak  172.933 rumah tangga sasaran (RTS) yang masing-masing RTS mendapat jatah  13 kilogram. Sedangkan kebutuhan raskin paling tinggi di Kabupaten Tangerang adalah kecamatan Teluknaga yang kebutuhannya mencapai 13.554 RTS. Kedua setelah Teluknaga adalah Pakuhaji sebanyak 12.174 RTS. “Ini memang murni karena kepala desanya yang tidak bertanggung jawab. Bukan kami, karena yang proses permintaannya adalah dari kepala desa lalu ke kecamatan, lalu ke kami dan kamu meneruskan ke Bulog,” katanya.
 
Sementara itu, Anggota komisi B DPRD Kabupaten Tangerang Muchlis dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, pihaknya akan mendatangi Badan Ketahanan  Pangan Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kabupaten Tangerang untuk meminta penjelasan. Sebab, kata dia, apapun persoalan yang terjadi saat ini harus segera ditangani terlbih dahulu. “Kita nggak mau main salahkan kepala desa, ini kan sebenarnya bisa ditalangi dulu anggarannya oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat,” tegasnya.
 
Muchlis mengatakan, berdasarkan studi banding ke Bangka , pemerintah daerah setempat lah yang menalangi terlebih dulu untuk alokasi anggaran. “Komisi B akan meminta Pemkab Tangerang agar mengalokasikan anggaran untuk mendistribusikan raskin,” tandasnya. (dira)
 
KAB. TANGERANG
Kelalaian SOP Picu Pencemaran Udara, Aktivitas Pabrik Peleburan Timah di Curug Distop Sementara

Kelalaian SOP Picu Pencemaran Udara, Aktivitas Pabrik Peleburan Timah di Curug Distop Sementara

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:53

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyebut pencemaran udara berupaya kepulan asap yang ditimbulkan perusahaan NFU di Desa Kadu, Kecamatan Curug, akibat kesalahan Standar Operasional Prosedur (SOP)

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill