Connect With Us

150 KK di Desa Ranca Kalapa Panongan Terendam Banjir

Mohamad Romli | Selasa, 17 Maret 2020 | 20:21

Banjir merendam pemukiman warga di RT 04/01, Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Selasa (17/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Banjir akibat meluapnya sungai Cimanceuri juga merendam pemukiman warga di Desa Ranca Kelapa, RT 04/01, Kecamatan Panongan.

Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi sejak pukul 13,00 WIB itu.

“Sebanyak 150 KK (Kepala Keluarga) yang menjadi korban banjir di Desa Ranca Kelapa,” ungkap Rudi Lesmana, Camat Panongan, Selasa (17/03/2020) malam.

Ketinggian air di sejumlah titik yang mencapai hingga satu meter pun membuat sebagian warga harus mengungsi.

“Kami sudah mendistribusikan sejumlah makanan seperti roti dan nasi bungkus kepada para korban banjir,” tembahnya.

Korban rata-rata mengungsi ke rumah sanak saudara yang tidak terdampak. Hingga saat ini, belum tersedia tempat pengungsian khusus.

“Tidak ada dapur umum dan tempat pengungsian yang terpusat. Karena warga mengungsi di sejumlah rumah saudara mereka yang tidak kebajiran di sekitar lokasi,” kata Camat.

Diberitakan sebelumnya, banjir juga merendam kawasan industri millenium.(RMI/HRU)

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

WISATA
Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill