Connect With Us

2,5 Tahun Dijual Pacar, Meski Kaya Wanita Ini Kini Bingung Sendiri

Dena Perdana | Minggu, 31 Mei 2020 | 02:38

Ilustrasi PSK (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wanita yang berinisial SRN pada tahun ini menginjak usia 20 tahun. Dia kini mengaku sudah bisa bernafas lega setelah 2,5 tahun sempat menjadi sundal.

SRN bukan sundal biasa,  dia tidak berkerja di rumah prostitusi, bukan pula di tempat klub malam, apalagi di pinggir jalan.

 

Bentuk tubuh yang ideal, dengan rambut panjang melewati bahu sedikit dan terpajang tahi lalat di leher membuat R  yang bertemu kepincut,  pada kurun waktu awal 2018 lalu.

 

Sedangkan R merupakan seorang pemuda yang usianya tidak jauh dengan SRN, hanya berjarak sekitar tujuh tahun.

 

Motivasinya menjadi sundal ingin mendapatkan harta. Dengan dalih ingin membantu orangtua, keduanya akhirnya membuka pratek prostutisi terselubung online.

 

 

“Zaman itu megang uang sehari paling kecil bersih sudah buat makan dan lain-lain Rp3 Juta-Rp5 Juta saya,” ujar SRN seraya tersenyum sambil mengibaskan rambutnya menghadap cermin. Bibirnya yang tipis dan kulitnya yang putih bak wanita keturunan itu mengaku hampir setiap hari dia mendatangkan pria yang butuh ‘oksigen’ setidaknya tujuh orang.

 

“Makanya sama pacar jadi baal (kebal) sudah malas lagi, kalau dia lagi mau saya-nya yang nolak karena sudah capek,” tutur wanita asal Pandeglang tersebut.

 

Dia mengaku, sudah selesai tugasnya menghadiahi orangtuanya dengan memperbaiki rumah hingga menghabiskan uang hasil jeripayah dia sebesar Rp2 miliar.

 “Saya baru berhenti kerja begitu tiga bulan kemarin. Kini saya bekerja seperti ini,” ujarnya seraya memperlihatkan video dirinya sedang merapihkan perabotan seisi rumah yang menurut dia bukan di Tangerang, tetapi di Jakarta.

 

“Tuh kan pakaian saya saja rapih, pakai baju sopan. Pakai piama, malu sih.  Tetapi ini lagi ingin buktikan kepada orangtua saya bisa tanpa begitu lagi,” terangnya seraya tertawa kecil dengan tatapan mata dingin.

 

“Enggak tahu ini betah enggak, ini saat saya puasa kemarin saja (Ramadan) pada merah semua badan saya. Gatel saat saya lihat merah kaya dicakar. Ini sepertinya efek dari saya ngaji dan puasa. Sebab saya menanam sesuatu di bawah bibir dan bagian lain,” ucap wanita yang mengaku pernah menjadi santri itu.

  

“Di sini yang bikin saya enggak betah juga selain capek, bos yang cowok sering lihatin saya, sampai Ibu suka negur saya. Jauh sekali dengan hidup saya dahulu, tinggal diam di tempat indekos sama pacar, mereka (pria) yang datang. Saya mau istirahat atau tutup kapan saja terserah saya, mau ke mal, kemana ke tinggal pergi,” katanya pemilik mata sipit ini yang sedang terlihat kesal.

 

Keputusannya berhenti berprofesi seperti dahulu diakui SRN sebenarnya tidak seutuhnya karena dirinya atau kekasihnya yang sudah niat hijrah.

 

Tetapi, orangtua SRN sudah mengetahui semua dan sangat murka.

 

“Jadi bukan karena COVID-19. Belum tahu saya juga betah enggak begini, target saya sih enam bulan dapat suami. Ini pacar juga suruh saya buka lagi di Tangerang. Saya bingung, mau putus masih sayang banget selama 2,5 tahun kita sudah bersama.  Dia pasti kecewa kalau saya putusin,” tutupnya.

 

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill