Connect With Us

Mirip Kubangan, Warga Keluhkan Jalan Desa Candi Curug

Mohamad Romli | Sabtu, 18 Juli 2020 | 12:06

Tampak jalan rusak digenangi air di Kampung Kaung Luwuk, Desa Candi, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi jalan yang berlubang, bahkan menjadi kubangan pascahujan, menjadi potret kegetiran warga Kampung Kaung Luwuk, Desa Candi, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Dalam sebuah video amatir yang dikirim seorang pembaca TangerangNews, Ekka Damayanti, tampak kondisi jalan yang rusak tersebut.

Eka yang tengah mengendarai sepeda motor, merekam bagaimana ia kesulitan saat melintas di jalan tersebut.

"Aku mau info dong sekalian minta bantuannya kepada pemerintah pusat agar kampung kami yang terletak di kampung Kaung Luwuk, Desa Candi,  Kecamatan Curug, Bitung bisa mendapatkan bantuan berupa alokasi anggaran dana jalan yang layak untuk dilalui kendaraan," ungkap Eka, kepada TangerangNews, Sabtu (18/7/2020).

"Kampung kami memang masih tergolong hutan, namun banyak kendaraan seperti truk melewati jalan," sambungnya.

Lalu lalang kendaraan tonase berat itu membuat jalan tersebut tidak bertahan lama, meski sudah diperbaiki dan diaspal.

"Perbaikan jalan itu hanya bertahan kurang lebih 3-6 bulan saja. Kami kasihan sekali pada masyarakat seperti petani bagaimana mereka dapat menjual hasil pertanian dan perkebunan dengan harga bagus, jika akses jalan menuju kampung kami saja sangat memprihatinkan," jelasnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

Ia mengharapkan, agar kondisi jalan tersebut segera diperbaiki sehingga roda ekonomi masyarakat yang didominasi hasil bumi sehingga membutuhkan akses jalan yang baik untuk menjual hasil buminya semakin bergeliat.

"Masyarakat di sana pasti senang banget jika ada perbaikan jalan. Selain jalan yang rusak parah sepanjang kampung, tiap mau turun hujan listrik di sana pasti mengalami pamadaman juga," katanya.

Potret jalan desa tersebut menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang yang sebagian kawasannya tampak megah oleh pembangunan, namun pada sisi lain, terjadi kondisi yang berbeda.

"Sangat ironis di jaman yang sudah maju seperti ini, masyrakat di sana tidak ikut menikmati kemajuan jaman," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
PMI Salurkan Bantuan ke 4 Keluarga Terdampak Kebakaran di Neglasari

PMI Salurkan Bantuan ke 4 Keluarga Terdampak Kebakaran di Neglasari

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:59

Merespons kebakaran yang menghanguskan empat rumah di Jalan Irigasi RT 02/RW 04, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, pada Jumat 10 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, PMI Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga penyintas.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill