Connect With Us

Warga Sukamulya Tangerang Hanya Menerima Sekali Bansos

Redaksi | Selasa, 8 Desember 2020 | 15:58

Asan warga RT 2/2 Kampung Cangkudu, Desa Kubang Kecamatan Sukamulya. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com- Asan warga RT 2/2 Kampung Cangkudu, Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang curhat, keluarganya hanya menerima bantuan sosial hanya sekali. 

“Kok saya baru menerima bansos cuma satu kali dari ATM BRI. Sementara warga lain hampir setiap bulan dapet sebesar Rp600 ribu. Saya sudah lama baru dapet satu kali, mohon infonya untuk masalah bansos ini,” kata Asan kepada TangerangNews.com, Selasa (8/12/2020). 

Asan adalah seorang driver taksi online, dirinya merupakan korban PHK yang terkena dampak akibat COVID-19. “Saya korban PHK, pabrik tutup karena virus ini. Saya bingung bansos kok seperti ini, banyak di RT saya yag hanya dapat sekali doang,” kata Asan. 

Sementara itu, bansos yang dikorupsi membuat Sudrajat bertanya. Pengusaha kecil ranjang boneka berbie itu kecewa karena baru sekali dia menerima bantuan. 

“Selamat pagi bpk/ibu. Saya warga RT 04/02 desa Sentul Jaya Balaraja, Kabupaten Tangerang. Ingin melaporkan bahwa istri saya a/n DIAH RUSDIATI Alamat sama  penerima Bansos COVID 19 via atm Bank BRI. Namun, hingga bln Desember ini baru sekali menerima bantuan tersebut. Untuk itu saya harus melapor kemana pak. Trmksh sebelumnya,” tulis Sudrajat kepada redaksi TangerangNews.com, Senin (7/12/2020). 

Jeritan rakyat seperti Sudrajat tak hanya menyoal dikuranginya jatah paket bansos, tetapi juga tak mengalir lagi ke rekening sang istri. 

“Saya berharap ada kejelasan,” tambah Sudrajat. 

Menteri Sosial Juliari P Batubara ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana bantuan sosial Covid-19. Dia diduga menerima Rp10 ribu dari Rp300 ribu per paket sembako untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020.

Padahal, bansos dibutuhkan masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi. Sejak awal penyaluran, setiap keluarga yang memasuki kriteria penerima bansos akan mendapatkan bansos berupa paket sembako atau uang tunai senilai Rp600 ribu per bulan atau paket sembako dan uang tunai senilai Rp300 ribu sebanyak dua kali dalam setiap bulan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom)

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill