Connect With Us

Miris Lihat Kondisi Kali Dadap Tangerang, Yasonna Temukan Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Januari 2021 | 17:53

Sejumlah Fraksi PDI Perjuangan saat membersihkan saluran air di kawasan Dadap dalam rangka hari jadi PDI Perjuangan ke-48, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/1/2021). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna Laoly menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka hari jadi PDI Perjuangan ke-48 pada Minggu (10/1/2021).

Bakti sosial tersebut dilakukan dengan cara membersihkan saluran air di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang yang penuh dengan sampah.

Menurut Yasonna dipilihnya kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang ini lantaran kondisinya yang cukup memprihatinkan.

Bahkan saat membersihkannya, dia tak hanya menemukan sampah rumah tangga, tapi juga barang-barang berupa furniture rumah.

"Kita survei, ternyata di wilayah Kali Dadap ini sangat parah sekali pencemaran lingkungannya. Saat ini keruk kalinya kita temukan ada kasur, sofa, bahkan lemari di dalam kali ini," ungkapnya.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan, agar tercipta taraf hidup yang laik dan baik.

"Makanya kita harapkan ini bukan hanya sebagai kegiatan celebration, tapi juga mengajak masyarakat sekitar kali untuk merawat dan menjaga lingkungannya, agar ada yang bisa kita wariskan untuk generasi berikutnya," jelasnya.

Baca Juga :

Yasonna menuturkan, melalui bakti sosial, selain memperingati hari jadi partai berlogo banteng tersebut, pihaknya pun ingin memberikan dampak baik pada lingkungan, mengingat saat ini Pandemi COVID-19 pun masih melanda Indonesia.

"Jadi kami memilih tema Cinta Kebersihan, dimana salah satunya yakni kebersihan DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung," ujar Yasonna di lokasi.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea mengaku prihatin dengan adanya kondisi Kali Dadap.

Kumuhnya wilayah Kali Dadap ini dikhawatirkan dapat menyebarkan Virus COVID-19 semakin cepat. 

"Tentu kita prihatin dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat, apalagi di kondisi COVID-19 ini agak lebih mudah menambah penyakit lain.

"Juga bisa mempercepat penyebaran COVID-19 yang luar biasa karna bisa menambah virus lain," ujar Marinus.

Marinus juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang untuk lebih serius dalam melakukan pembersihan Kali Dadap tersebut.

"Kemudian urusan ini ada info dari Pak Camat setempat, perairan irigasi Angkasa Pura II, supaya bangunan liar dipinggir kali ini bisa ditertibkan sehingga bisa dilakukan normalisasi karena bangunan liar ini yang menambah beban sungai," ungkapnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill