Connect With Us

Pengrajin Peci di Tangerang Laris Manis saat Ramadan

Redaksi | Minggu, 18 April 2021 | 11:13

Pengrajin peci yang berada di Kampung Gelam, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/4/21). (@TangerangNews / Anisa Dewi Apriliani)

TANGERANGNEWS.com-Berkah bulan Ramadan juga dirasakan oleh para pengrajin peci yang berada di Kampung Gelam, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Pengrajin yang sudah memulai usahanya sejak tahun 1980 inj memproduksi beragam dengan beberapa kualitas, terbagi menjadi grade A, B dan C. Untuk per pcs pecinya dibanderol dengan harga Rp60.000 sampai Rp80.000 sesuai gradenya.

	Pengrajin peci yang berada di Kampung Gelam, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/4/21).

Setiap harinya pengrajin peci ini mampu memproduksi kurang lebih 5 kodi untuk di pasarkan ke daerah Jabodetabek, Banten, dan paling jauh ke Lampung.

Peci yang sudah dikemas.

Proses pembuatan pecinya dimulai dari jahit kembang, lalu masuk ke pembuatan pola, pemasangan bludru, finishing dan terakhir dipacking.

Pengrajin peci yang berada di Kampung Gelam, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/4/21).

"Bulan Ramadan permintaan cukup banyak, namun untuk produksinya agak melelahkan. Sedangkan hari biasa permintaannya normal tapi stoknya banyak" ujar Suban, distributor peci, Minggu (18/4/21). (RAZ/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill