Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Bulan suci Ramadan telah tiba, tentu umat muslim akan segera menjalankan ibadah puasa. Tak hanya identik dengan Salat Tarawihnya, bulan suci Ramadan juga identik dengan takjil untuk berbuka puasa.
Salah satu takjil yang diminati masyarakat adalah es timun suri. Dengan dinginnya es dan segarnya buah timun suri tentu sangat menyegarkan untuk dinikmati kala berbuka.
Tentu saja hal ini membawa keuntungan bagi para petani timun suri. Seperti yang berlokasi di Jalan Raya Mauk, Blok PK5, Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, para petani merupakan warga asli daerah tersebut.

Biasanya mereka menanam timun suri ini pada bulan Rajab pada penanggalan islam, dan timun suri siap dipanen menjelang puasa.
"Kalau lagi cuaca panas, hasil timun surinya bisa lebih bagus. Tinggal disiram aja, cuma kalau masih hujan kayak kemarin-kemarin agak kurang," ucap Latif, salah satu petani timun suri, Senin (12/04/2021).

Menurutnya, jika panen bagus dirinya bisa mendapat 1 ton timun suri. Hasil panen langsung dijual di pinggir jalan.
Namun, tahun ini penjualan timun suri tidak terjadi peningkatan yang signifikan. Harga yang ditawarkan untuk 1 kilogram timun suri sekitar Rp4.000. Satu buah timun suri yang besar biasanya bisa mencapai bobot 1 kilogram lebih.

Latif juga berharap jika timun suri ini bisa didistribusikan keluar daerah Tangerang, karena sejauh ini belum ada yang mendistribusikannya. "Supaya penjualan lebih banyak dan keuntungan lebih besar," ungkapnya. (RAZ/RAC)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGSalah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews