Connect With Us

Stok Pangan di Tangsel Dijamin Aman Selama Ramadan

Rachman Deniansyah | Senin, 12 April 2021 | 10:57

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan stok pangan di wilayahnya aman sepanjang bulan suci Ramadan.

Hal demikian dipaparkan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021). 

Ia menjamin bahwa stok pangan hingga kini masih terbilang aman, bahkan hingga lebaran mendatang. 

"Sejauh ini masih aman, kalau stok juga kita keberadaan sembako aman sampai setelah lebaran 2021," ungkap Benyamin.

Sehingga, ntuk sementara ini pihaknya tidak akan melakukan operasi pasar. 

 

Menurutnya, operasi pasar akan dilakukan jika ketersediaan stok salah satu komoditi mulai menipis, atau melambung harganya. 

"Untuk beras punya 100 ton cadangan beras, pemerintah kita simpan di bulog itu. Jadi kapanpun diperlukan jika operasi pasar setidaknya kita udah siap," imbuhnya. 

Namun, ia menegaskan bahwa yang harus dikhawatirkan adalah terkait keseimbangan pasar, jika permintaan terus bertambah. 

"Cuma jangan sampai nanti, permintaan naik terus. Kenapa permintaan naik terus? Orang kan pada berkunjung datang lebaran ini. Jadi jumlah penduduk bertambah, karena faktor lebaran dan bulan puasa. Permintaan naik, ya kan stok kembali juga. Nah itu yang akan kita cermati terus," ujarnya. 

Dengan demikian, Benyamin telah menugaskan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) untuk melakukan monitoring ke sejumlah pasar untuk memastikan ketersediaan pangan selama bulan Ramadan ini. 

"Kita perintahkan ke Dinas Indag untuk melakukan monitoring melalui pasar di Tangsel setiap hari. Seperti apa kenaikan harganya, kita harus intervensi dan hitung," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill