Connect With Us

Bandara Soekarno Hatta Ramai Jelang Ramadan

Redaksi | Rabu, 7 April 2021 | 10:30

Suasana Bandara Soekarno Hatta. (TangerangNews / Afina Fatharani)

 

TANGERANGNEWS.com-Suasana Bandara Soekarno Hatta cukup ramai dipadati penumpang jelang Ramadan. Destinasi yang paling banyak di tuju yaitu Surabaya, Medan, Bali, dan Makassar.

 

Harga tiket penerbangan untuk saat ini sudah kembali normal seperti biasa.

Walapun Bandara Soekarno-Hatta sudah beroperasi seperti biasa, namun tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Untuk keberangkatan luar kota tetap harus menunjukkan surat Rapid Test yang berlaku 2 x 24 jam.

 

"Penumpang di atas 5 tahun harus menyerahkan surat Swab Antigen," ucap Rosalina, petugas ground handling, Rabu (7/4/2021).

Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan fasilitas Rapid Test untuk para penumpang yang beroperasi 24 jam.

 

Menurut Edi, salah satu penumpang penerbangan domestik dirinya cukup terbantu sih dengan adanya Rapid Test di Bandara ini.

 

"Jadi bisa hemat waktu juga dan enggak perlu ke rumah sakit", pungkasnya.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill