Connect With Us

Bandara Soekarno Hatta Ramai Jelang Ramadan

Redaksi | Rabu, 7 April 2021 | 10:30

Suasana Bandara Soekarno Hatta. (TangerangNews / Afina Fatharani)

 

TANGERANGNEWS.com-Suasana Bandara Soekarno Hatta cukup ramai dipadati penumpang jelang Ramadan. Destinasi yang paling banyak di tuju yaitu Surabaya, Medan, Bali, dan Makassar.

 

Harga tiket penerbangan untuk saat ini sudah kembali normal seperti biasa.

Walapun Bandara Soekarno-Hatta sudah beroperasi seperti biasa, namun tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Untuk keberangkatan luar kota tetap harus menunjukkan surat Rapid Test yang berlaku 2 x 24 jam.

 

"Penumpang di atas 5 tahun harus menyerahkan surat Swab Antigen," ucap Rosalina, petugas ground handling, Rabu (7/4/2021).

Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan fasilitas Rapid Test untuk para penumpang yang beroperasi 24 jam.

 

Menurut Edi, salah satu penumpang penerbangan domestik dirinya cukup terbantu sih dengan adanya Rapid Test di Bandara ini.

 

"Jadi bisa hemat waktu juga dan enggak perlu ke rumah sakit", pungkasnya.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

KAB. TANGERANG
Viral! Warga Bubarkan Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Sambil Bawa Sajam, Polisi Turun Tangan

Viral! Warga Bubarkan Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Sambil Bawa Sajam, Polisi Turun Tangan

Minggu, 20 September 2026 | 22:45

Aksi pembubaran kegiatan ibadah yang tengah dilakukan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 20 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill