Connect With Us

Sandiaga Uno Dengarkan Aduan Pengusaha Kopi di Pameran Kopi Craft Indonesia SMS

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 Juni 2021 | 12:11

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengunjungi pameran Kopi Craft Indonesia, Summarecon Mall Serpong (SMS), Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendapat banyak masukan dari para pengusaha kopi saat berbincang di pameran Kopi Craft Indonesia, Summarecon Mall Serpong (SMS), Kabupaten Tangerang, Selasa 8 Juni 2021, malam.

Pria yang akrab disapa Sandi ini menjelaskan, sejumlah masukan dari para penjual kopi maupun pemilik kedai kopi tersbeut di antaranya menginginkan perizinan usaha yang lebih lebih mudah dan kondusif.

“Jadi mereka ingin perizinan yang friendly agar bisa memiliki kepastian usaha, itu PR kita,” jelasnya.

Lalu, Sandi diharapkan agar bisa membantu memarketkan kopi Indonesia di luar negeri, dengan membuat entitas yang mumpuni sehingga para pengusaha kopi ini punya akses ke pasar internasional.

 

“Terkahir yaitu membangun story telling cerita yang mengaitkan pariwisata dengan kopi, bercerita tentang daerah asalnya, sehingga jadi branding yang kuat untuk kopi tersebut,” tutur Sandi.

Sandi mengaku sebagai pecinta kopi dan kebetulan mempunyai punya usaha kopi di Magelang, Jawa Tengah. Dia pun selalu terkejut dengan kualitas kopi yang dia cicipi di berbagai tempat di Indonesia. “Setiap kali kunjungan, saya selaku menemukan sensasi baru,” jelasnya.

pameran Kopi Craft Indonesia, Summarecon Mall Serpong (SMS), Kabupaten Tangerang.

 

Menurutnya, pasar kopi di Indonesia ini cukup terbuka. Di luar negeri, kopi Indonesia pun sudah banyak dikenal dengan sebutan Java Coffee atau Kopi Jawa. “Kita brandingnya sudah dapet, tinggal dikemas dengan cerita yang baik dengan pola perjalanan yang menarik, Indonesia bakal meresap kopinya,” jelasnya.

Sandi juga mengapresiasi event Kopi Craft Indonesia yang difasilitasi Summarecon Mall Serpong. Diharapkan bisa meningkatkan penjualan dan membuka lapanga kerja seluas-luasnya.

 

“Keren banget, luar biasa. Sering-sering buat acara seperti ini, undang lebih banyak lagi pelaku usaha kopi. Kita ingin kpi jadi lokmotif dariproduk ekonomi kreatif yang bisa membuka lapangan kerja dan punya cerita sendiri,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi mengatakan, kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ini sebagai motivasi dan harapan untuk industri retail, dunia kreatif atau pun bisnis mal, untuk kembali bangkit di tengah pandemi COVID-19. (RAZ/RAC)

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

KOTA TANGERANG
Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:12

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill