Connect With Us

Dampak COVID-19 Naik, Pelaksanaan Pilkades Serentak Di Kabupaten Tangerang Ditunda

Faisal Fazri | Rabu, 23 Juni 2021 | 16:12

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan di lakukan di 77 desa yang berada di Kabupaten Tangerang Bakal ditunda. Seperti diketahui awalnya Pilkades serentak akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2021, ditunda hingga 18 Juli 2021.

Keputusan itu diambil pada rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang dihadiri oleh Panitia Penyelenggara Pilkades 2021 dan dinas terkait. 

" Mengenai pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli sudah di putuskan akan ditunda sampai tanggal 18 Juli nanti pelaksanaannya. Sebab, tingkat kasus COVID-19 yang sangat tinggi di Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu 23 Juli 2020.

Ia menambahkan, dengan ditundanya Pilkades serentak,  Pemkab Tangerang memiliki waktu dua minggu untuk mengupayakan untuk menurunkan angka kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang. 

" Semoga kita semua dapat berupaya bersama - sama untuk menekan angka kasus COVID-19 ini "pungkasnya. (RED/RAC)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill