Connect With Us

Janjikan TPU, Pemuda Serdang Kulon ini Lawan Petahana di Pilkades Tangerang

Muhamad Heru | Jumat, 29 November 2019 | 18:07

Kegiatan kampanye akbar Cakades Rahmat Setiawan di desa Serdang Kulon, Panongan. (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Para calon kepala desa (Cakades) di Pilkades serentak yang akan digelar Minggu (1/12/2019) memiliki program unggulan masing-masing untuk meraih dukungan pemilih. Tak terkecuali bagi Rahmat Setiawan.

Pemuda berusia 25 tahun itu salah satu Cakades di desa Serdang Kulon, Panongan. Jika terpilih, ia menjanjikan menyediakan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi warganya.

Maklum saja, di desa tersebut belum tersedia lahan TPU.

“Bila saya terpilih nantinya, saya akan memproritaskan pembangunan tempat pemakaman umum, karena sudah lama di desa kami tidak memiliki tempat pemakaman umum, saya sudah berjanji kepada masyarakat akan merealisasikan program-program saya dalam 2 tahun kepemimpinan saya." tuturnya, Jumat (29/11/2019).

BACA JUGA:

Selain itu, program lain yang diusungnya  diantaranya membenahi akses jalan perkampungan, memfasilitasi sarana olahraga, memproritaskan lapangan pekerjaan, menyediakan tempat penampungan air pada setiap RT.

Ia mengatakan, program tersebut berdasarkan aspirasi dari warga desa. 

Sebagai Cakades muda, Rahmat bertekad menjadikan momentum Pilkades ini sebagai ajang mengabdi ke masyarakat. Karena bagi dia, pemuda harus tampil ke permukaan publik dengan idealismenya.

“Saya yakin, dengan dukungan dari pemuda dan masyarakat, program saya itu bisa direalisasikan bersama-sama,” pungkasnya.

BANTEN
Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Senin, 4 Mei 2026 | 10:17

Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill