Connect With Us

Sehari Jelang Pemungutan Suara Pilkades, Polisi Jaga Ketat Akses Desa

Maya Sahurina | Sabtu, 30 November 2019 | 11:35

Kapolres Kota Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sehari jelang pelaksanaannya pemungutan suara Pilkades Serentak, Kepolisian Resor Kota Tangerang kembali menyebar ribuan personel. Fokus pengamanan adalah menjaga ketat setiap akses menuju desa yang menggelar Pilkades.

Kapolres Kota Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, penjagaan akses ke setiap desa guna mencegah masuknya sekelompok orang dari luar Tangerang. Sebab, kata dia, beredar rumor bahwa akan ada sekelompok orang dari luar Tangerang yang akan masuk guna mendukung mobilisasi massa salah satu calon kades.

Dengan penjagaan itu, kata Ade, masyarakat dapat tenang karena polisi akan menghalau pergerakan massa dari luar Tangerang bila keperluannnya tidak jelas. Penjagaan itu pun, dia menambahkan, agar tidak terjadi gesekkan dengan antar pendukung calon kades.

"Kami memang tidak bisa melarang orang datang meski dari luar Tangerang. Tapi bila jumlahnya terkonsentrasi banyak dan tujuan datangnya tidak jelas, demi alasan keamanan, kami akan halau," kata Ade saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pilkades di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Sabtu (30/11/2019).

Baca Juga :

 

Ade menjelaskan, masuknya sekelompok orang dari luar Tangerang terlebih dalam jumlah banyak berpotensi menyebabkan gangguan kamtibmas. Sebab menurut dia, calon kades lain atau pendukungnya atau warga setempat bisa saja merasa tidak nyaman dengan keberadaan orang-orang itu.

Selain itu dari sudut pandang keamanan, lanjut Ade, penjagaan akses desa adalah untuk mencegah praktik judi, kampanye terselubung, dan politik uang. Namun demikian, Ade memastikan penjagaan tetap humanis dan mengedepankan kenyamanan masyarakat.

"Dalam situasi Pilkades Serentak seperti saat ini, tentu kita jangan underestimate. Segala potensi yang dapat memunculkan gangguan kita harus antisipasi," terangnya.

Ade lalu menjelaskan, pengamanan akan melibatkan 2.392 personel Polri. Jumlah itu merupakan gabungan dari personel Polresta Tangerang dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Banten. Pasukan itu mendapatkan dukungan pengamanan dari 10 pleton atau 300 personel Brimob Polda Banten, 60 personel TNI, ratusan personel Satpol PP, dan anggota Linmas.

"Pasukan gabungan akan menjaga Pilkades di 92 desa di wilayah hukum Polresta Tangerang," tutup Ade.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill