Connect With Us

Korban Angin Puting Beliung di Sindang Jaya Tangerang Belum Dapat Bantuan

Faisal Fazri | Jumat, 2 Juli 2021 | 17:30

Satu unit rumah warga yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis 1 Juli 2021 kemarin. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Bencana angin puting beliung menimpa warga di dua desa, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis 1 Juli 2021 kemarin. 

Namun, hingga saat ini warga belum juga menerima bantuan dari pemerintah setempat, baik bantuan logistik maupun bantuan stimulan berupa uang.

"Sampai saat ini sejak kejadian kemarin belum ada bantuan apapun dari pemerintah daerah," ungkap Goni, warga Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat 2 Juli 2021

Ia mengaku untuk memperbaiki rumahnya, yang atapnya hancur tersapu angin hanya memakai genting bekas milik tetangga lantaran tidak adanya biaya.

Adapun kerusakan yang paling banyak yaitu dari atap rumah warga seperti genting, asbes dan sumur untuk aktifitas buang air.

Sebelumnya ada dua desa yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Sindang Jaya, yaitu Desa Sindang Asih dan Desa Sindang Sono.

Ia berharap Pemerintah setempat dapat memberikan bantuan berupa apapun itu, untuk membantu meringankan beban yang saat ini tengh warga hadapi.

"Iyah kita berharap ada bantuan apa aja untuk bisa bantu keadaan saat ini," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill