Connect With Us

Lima Bulan Melarikan Diri, Pembunuh Pacar Ditembak

| Selasa, 9 November 2010 | 17:28

Pantai Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Lokasi wisata ilegal ini marak saat lebaran. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Gelap mata lantaran kekasihnya berselingkuh dengan pria lain, Suherman, 38, tega menggorok leher Melih,34, dengan pisau hingga tewas di Desa Tanjung Pasir, RT 05/03  Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
 
Peristiwa itu terjadi pada 31  Juli  2010 lalu.  Tersangka yang sejak saat itu melarikan diri,  akhir berhasil diringkus Polres Kabupaten Tangerang. “Pelaku mencoba melarikan diri saat diringkus di Jalan Benteng Betawi RT1/9, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Akibatnya, kami langsung melumpukan pelaku dengan menembak kaki kanannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tangerang, Kompol Arif Setiawan, hari ini.
 
Arif  menyatakan,  terungkapnya kasus pembunuhan itu  berdasakan  keterangan dari saksi-saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  “Dari hasil penyelidikan itu kita mencurigai kalau pelaku pembunuh karyawan itu adalah Suherman. Sebab, setelah menghabisi nyawa korban, Suherman menghilang,” katanya.
 
Setelah buron sekian bulan, lanjut Arif, polisi mendapat informasi dari warga kalau Suherman itu tengah berada di rumah saudaranya di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Tanpa buang waktu petugas langsung memburu tersangka. Namun, kehadiran petugas diendus oleh tersangka sehingga berusaha melarikan diri.  
 
Suherman mengaku,  telah membunuh Melih karena sakit hati ajakan menikahnya ditolak. Padahal, Suherman mengaku telah mengeluarkan uang sebesar Rp 16 juta kepada Melih untuk persiapan pernikahan mereka. 
 
“Yang paling sakit hatinya lagi ternyata ia mengaku berselingkuh dengan laki-laki lain,” ujar Suherman yang berprofesi sebagai pedagang Jamur Merang di Pasar Anyar Tangerang itu. 

Suherman mengatakan, Melih menolak ajakan nikahnya disebabkan  ia terlanjur sudah jatuh cinta kepada laki-laki lain dan menjalin hubungan yang juga serius menuju pernikahan. “Dia tidak melihat pengorbanan saya  selama ini,” tandasnya. (rangga)
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill