Connect With Us

Bayi Dibuang di Tempat Sampah di Kelapa Dua

| Senin, 15 November 2010 | 18:30

TANGERANGNEWS-Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan masih berumur dua hari ditemukan di tempat sampah di Kampung Dadap, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (15/11) pagi.

Bayi tersebut diduga hasil hubungan gelap orang tuanya sehingga dibuang untuk menutupi aib. Ketika ditemukan, bayi tersebut itu masih hidup.

Aparat kepolisian sektor Kelapa Dua yang mendapat laporan dari warga langsung meluncur ke lokasi kejadian.  Oleh polisi, bayi seberat 2,9 kilogram dan panjang 4,8 centimer yang disimpan di dalam kardus itu langsung diamankan ke Mapolsek.
Kanit reskrim Polsek Kelapa Dua Ipda David Yunior Kanitero mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Jana, 45, warga setempat yang ketika itu lewat di lokasi kejadian.

“Dia mendengar tangisan bayi saat melintas di dekat tempat sampah. Ketika didekati, ternyata ada bayi yang disimpan di dalam kardus. Ia pun langsung melaporkannya ke Mapolsek,”ujar David.

David menambahkan, berdasarkan pengakuan Jana, sebelum menemukan bayi tidak berdosa itu, ada wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun yang memberitahunya kalau ada bayi yang menangis. Namun setelah itu, wanita tersebut langsung pergi. “Kemungkinan wanita itu adalah ibu bayi malang tersebut,” kata David.

Saat ini, pihaknya sedang menyelidiki siapa orangtua yang tega membuang bayi perempuan malang itu dengan memintai keterangan warga sekitar dan mendatangi sejumlah tempat bidan yang berada di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, untuk mencari informasi apakah selama dua hari terakhir apakah ada orangtua yang melahirkan bayi perempuan. “Kami menanyakan kepada warga apakah ada wanita yang sedang mengandung yang tinggal disekitar lokasi penemuan,” ungkap David.

Bayi malang tersebut kini dirawat dirumah salah satu anggotanya untuk mendapat perawatan. Ia berharap, jika ada warga yang merasa mengetahui siapa identitas bayi perempuan malang agar segera mendatangi Polsek Kelapa Dua. “Jika ada masyarakat yang mengetahui siapa orangtua bayi ini diharap melaporkan ke polsek,” ungkap David.(rangga)

TANGSEL
RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045

BANTEN
Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48

Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill