Connect With Us

Masih Terapkan PTM 50 Persen, Pemkab Tangerang Tunggu Evaluasi Dua Bulan

Tim TangerangNews.com | Rabu, 5 Januari 2022 | 11:28

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Berbeda dengan Pemerintah Kota Tangerang yang sudah melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang masih melaksanakan PTM secara terbatas.

Kebijakan tersebut dilaksanakan Pemkab Tangerang di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pendidikan.

"Terkait PTM di Kabupaten Tangerang saat ini masih dilaksanakan (dengan peserta) 50 persen, dengan jam belajar enam jam pelajaran," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah di Tangerang, Selasa 4 Januari 2022, dikutip dari Antara.

Menurut hasil evaluasi,  kata Syaifullah, pembelajaran tatap muka di sekolah sudah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak ada kasus penularan Covid-19 yang muncul selama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Kalau selama satu sampai dua bulan ini tidak ditemukan kasus baru penularan Covid-19, Insya Allah kita akan naikkan menjadi 100 persen dan itu arahan dari Satgas Covid-19," tutur Syaifullah.

Syaifullah menyebutkan, di wilayah Kabupaten Tangerang saat ini total ada 758 sekolah dasar negeri, 189 sekolah dasar swasta, dan 398 sekolah menengah pertama negeri dan swasta yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

"Seluruhnya sekolah di Kabupaten Tangerang sudah melaksanakan PTM, baik negeri atau swasta," terang Syaifullah.

Sementara itu di Kota Tangerang, Dinas Pendidikan setempat sudah memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan PTM dengan kapasitas 100 persen berjalan dengan aturan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 yang ketat. PTM dengan kapasitas 100 persen ini dilaksanakan di sekolah negeri maupun swasta di wilayah Kota Tangerang, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

NASIONAL
Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Senin, 16 Februari 2026 | 10:13

Tiktokers dengan akun Tim Trobos Mitos dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat tengah melakukan siaran langsung di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill