Connect With Us

15 Truk Masuk Kabupaten Tangerang Dipaksa Putar Balik

Tim TangerangNews.com | Minggu, 9 Januari 2022 | 10:44

Dinas Perhubungan (Dishub) setempat melakukan tindakan dengan memutar balik belasan truk. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca kecelakaan truk yang tewaskan dua bocah di Balaraja, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat melakukan tindakan dengan memutar balik belasan truk.

Tercatat ada 15 truck pengangkut pasir dan tambang dipaksa putar balik di Pos Pantau wilayah perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang, Sabtu, 8 Januari 2022.

Putar balik dilakukan karena truk tersebut melanggar jam operasional berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang No 47/2018, tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang (Pasir, Batu, Tanah).

"Hari ini kami melakukan putar balik arah kendaraan (truk) yang melanggar Perbup 47 tahun 2018, tepatnya di Pos Dishub Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Serang," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kabupaten Tangerang Sukri. 

Dia mengatakan, keberadaan truk di siang hari sangat membahayakan masyarakat. Mengingat tingkat mobilitas masyarakat dinilai sangat tinggi pada siang hari.

Dishub Kabupaten Tangerang akan terus melakukan kegiatan rutin penertiban truk yang melanggar jam operasional di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Truk ini dikatakan melanggar batas jam operasional, yaitu di bawah jam 22.00 WIB. Ini sangat bahaya apalagi truk bertonase besar, kita bisa lihat sendiri pada siang hari banyak warga yang melintas," lanjutnya.

Dia juga mengimbau kepada para pengemudi truk untuk selalu mematuhi peraturan yang ada. "Ini juga kan untuk keselamatan dan kenyamanan warga masyarakat Kabupaten Tangerang juga," ujar Sukri.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill