Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com–Seorang pegawai atau staf Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Banten, terkonfirmasi positif tertular Covid-19. Guna mencegah penularan lebih luas, Disnaker setempat menutup sementara kegiatan kerja di kantor instansi itu mulai Selasa ini.
"Kami sudah sampaikan di depan gerbang berupa pamplet bahwa penyelenggaraan Kedinasan Tenaga Kerja ini ditutup selama dua hari," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Beni di Tangerang, Selasa 25 Januari 2022, dikutip dari Antara.
Beni menyebutkan bahwa selama penutupan kantor atau gedung tersebut, seluruh pegawai diarahkan untuk bekerja dari rumah masing-masing guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Pelayanan kepada masyarakat sudah dilakukan secara 'online', jadi secara garis besar pelayanan tidak terganggu," tutur Beni.
Beni menerangkan, laporan seorang pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 diterima oleh jajarannya pada Senin 24 Januari lalu, dengan terdeteksi hanya satu orang setelah dilakukan pemeriksaan tes usap antigen.
"Karena dia (pegawai) merasa memiliki kontak erat dengan orang yang positif, jadi sadar diri dan langsung melakukan pemeriksaan, ternyata hasilnya positif juga," tutur Beni.
Ia menambahkan, setelah dinyatakan terpapar virus Corona, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang untuk melakukan penelusuran terhadap pegawai lain yang telah melakukan kontak erat.
Adapun pegawai yang dinyatakan positif, saat ini telah dilakukan isolasi secara mandiri di rumahnya.
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews