Connect With Us

Harga BBM Naik, Nelayan Tangerang Berhenti Melaut

Denny Bagus Irawan | Rabu, 13 April 2022 | 13:00

Para nelayan saat mencari ikan. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang bagian utara mengaku tidak berani melaut mencari ikan terlebih dahulu dengan kondisi saat ini. Alasannya,  dengan harga BBM yang sedang tinggi,  nelayan harus lebih memiliki strategi agar tidak merugi. 

“Harus lebih hati-hati dalam melaut, karena kondisinya belum stabil. Terlebih BBM harganya naik. Lebih baik berhenti dulu melaut, harus pintar-pintar bikin strategi jika sudah seperti ini,” tutur salah satu nelayan di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Ahmad Topik kepada TangerangNews, hari ini. 

 

Menurut Ahmad, sudah kurang lebih dua pekan ini harga solar di warung mencapai Rp7.000 per liter. “Itu pun kalau ada, kan lagi susah juga BBM jenis solar. Sudah tidak bisa berbuat banyak, antrean juga terjadi,” jelasnya. 

Tidak hanya soal BBM yang naik, tetapi juga menurut Ahmad, cuaca buruk berupa gelombang dan arus yang terjadi di laut menjadi faktor atas berkurangnya hasil tangkapan ikan nelayan. “Faktor alam juga, jadi harus irit-irit nih. Saya putuskan pilih saat kondisi baik saja nanti melautnya,” ungkapnya. 

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KAB. TANGERANG
Terindikasi Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Kena Penangguhan

Terindikasi Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Kena Penangguhan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:54

Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan sebanyak 1,4 juta penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang terindikasi bermain judi online (judol). Dari jumlah tersebut ratusan di antaranya berasal dari Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill