Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Sebagai wujud konkret penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berorientasi kepada nilai People, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) terus menyalurkan bantuan ke warga sekitar lingkungan Lippo Village, Kabupaten Tangerang.
Salah satunya dengan membagikan ratusan bantuan melalui Town Management Division (TMD), berupa tas sekolah, alat tulis, susu, dan minyak goreng kepada para anak yatim.
Ada sekitar 200 anak yatim yang menerima bantuan tersebut berdomisili di empat kelurahan di sekitar Lippo Village, yaitu Kelurahan Binong, Kelurahan Bencongan Indah, Kelurahan Kelapa Dua, dan Kelurahan Panunggangan Barat.
Bantuan diberikan saat acara buka puasa bersama di Maxxbox Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada 25 April 2022, lalu.
CEO LPKR John Riady mengatakan pihaknya selalu berupaya menjalankan prinsip ESG dalam setiap operasional perusahaan termasuk bagi para stakeholders, selaras dengan penerapan nilai People.
"Semoga bantuan ini bisa membangkitkan semangat bagi para anak yatim piatu untuk terus bersekolah," katanya.
Camat Kelapa Dua Prima Saras Puspa mengapresiasi bantuan yang diberikan Lippo Karawaci terhadap warganya yang yatim piatu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPKR, karena peduli terhadap terhadap para anak yatim yang tinggal di sekitar kawasan kota mandiri Lippo Village Karawaci. Kami berharap bantuan ini akan memberikan kebahagiaan kepada mereka," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar jaringan internasional peredaran vape ganja (ganja cair) yang diproduksi di sebuah vila di kawasan Badung, Bali.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Seorang ibu berinisial N sampai hati menjual putri kandungnya yang baru berusia 12 tahun kepada seorang laki-laki berinisal D, 46.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews