Connect With Us

Lippo Karawaci Serahkan Aset Makorem 052/WKR Tangerang ke Kodam Jaya

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 Desember 2021 | 17:15

PT Lippo Karawaci Tbk menyerahkan aset berupa lahan dan bangunan Markas Komando Resor 052/Wijayakrama (Makorem 052/WKR) kepada Kodam Jaya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-PT Lippo Karawaci Tbk menyerahkan aset berupa lahan dan bangunan Markas Komando Resor 052/Wijayakrama (Makorem 052/WKR) kepada Kodam Jaya.

Markas yang berlokasi di Jalan Boulevard Diponegoro, sebrang Supermal Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini merupakan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) seluas 3.292 meter persegi.

Aset itu diserahkan Lippo Karawaci melalui Pemkab Tangerang. Selanjutnya, dihibahkan kembali kepada pihak TNI Angkatan Darat (AD).

Perwakilan Lippo Karawaci Tbk, Theo L Sambuaga mengaku bersyukur akhirnya bisa menyerahkan secara formal lahan aset tanah beserta bangunan Makorem 052/WKR.

Menurutnya penyerahan PSU ini merupakan kewajiban Lippo Karawaci sebagai pihak swasta kepada pemerintah dan negara, sebagai upaya memperlancar tugas-tugas Kodam dan Korem ke depan.

"Ini juga merupakan bukti kemanunggalan rakyat dengan TNI dan juga dengan pemerintahan daerah, dalam hal ini pihak Kabupaten Tangerang," ungkap Theo saat penyerahan Makorem 052/WKR secara simbolis pada Selasa 21 Desember 2021.

Penyerahan lahan dan bangunan itu juga merupakan bentuk kerja sama yang baik antara pihak swasta, TNI, dan pemerintah daerah dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami selalu berupaya terus menjalin kerja sama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang khususnya, dan Kodam Jaya pada umumnya. Ke depan apa saja yang bisa kami bantu dan berkontribusi untuk pelaksanaan tugas-tugas negara, kami siap membantu," tandasnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Lippo Karawaci. Dengan demikian, Kodam Jaya tidak perlu lagi memikirkan mencari markas atau pun fasilitas, tinggal fokus pada tugasnya.

"Insyaallah prosesnya akan selesai dalam satu tahun ke depan," tuturnya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji juga mengaku bangga dan bahagia atas hibah lahan beserta bangunan Makorem 052/WKR kepada Pemkab Tangerang, yang nantinya akan dihibahkan lagi kepada Kodam Jaya.

"Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak Lippo Karawaci dan juga Pemkab Tangerang, yang sejak tahun 1999 dijadikan Makorem 052/WKR. Ke depan, saya tidak akan memikirkan membangun lagi kantor Makorem baru, karena lahan dan bangunannya sudah kita miliki sendiri," paparnya.

Yang pasti, pihaknya tinggal mengoptimalkan kembali lahan yang dihibahkan tersebut untuk melaksanakan kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan dan hal lain, yang berkaitan tugas dan operasional Korem.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill