Connect With Us

Siswa dan Guru di Kabupaten Tangerang Belum Diizinkan Lepas Masker

Tim TangerangNews.com | Jumat, 20 Mei 2022 | 21:48

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang, Syaifullah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Banten sejauh ini masih belum mengizinkan siswa dan guru di lingkungan sekolah melepas masker, meski telah ada pelonggaran pemakaian masker dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung adanya pelonggaran membuka masker oleh pemerintah pusa. “Tetapi kami mengingatkan guru dan siswa tetap wajib memakai masker sebelum Covid-19 tiada," lanjut Syaifullah di Tangerang, Kamis 19 Mei 2022, seperti dikutip dari Antara.

Sejauh ini, menurut Syaifullah, pihaknya telah mengetahui adanya kebijakan pemerintah terkait pelonggaran memakai masker bagi masyarakat. Namun demikian aturan tersebut dinilai berlaku hanya untuk warga yang beraktivitas di ruang terbuka.

Sedangkan untuk lingkungan sekolah hanya memiliki kapasitas tempat ruangan tertutup dan terbuka dengan kondisi terbatas, sehingga hal itu masih rawan terjadinya penularan Covid-19.

"Jadi, karena kondisi masih pandemi, kami tidak terlalu euforia untuk segera menerapkan kebijakan itu kepada siswa dan guru. Kami masih hati-hati," tutur Syaifullah.

Lanjut Syaifullah, di tengah munculnya isu adanya kasus hepatitis akut saat ini, pihaknya mengkhawatirkan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya tidak bisa disiplin kapan harus menggunakan atau melepas masker ketika sudah berkumpul dengan teman-teman di sekitarnya.

"Seluruh lingkungan sekolah tetap wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, guna mengantisipasi ditemukannya kasus aktif baru dan hepatitis akut," tegas Syaifullah.

Hingga saat ini pihaknya pun belum mendapat laporan adanya temuan kasus positif Covid-19 di lingkungan sekolah selama masa pembelajaran tatap muka berlangsung.

"Allhamdulilah, sejauh ini masih aman dan terkendali semua baik-baik saja, belum ada temuan kasus Covid-19 maupun kasus hepatitis," ungkap Syaifullah.

Lebih jauh dia berharap kepada seluruh siswa dan guru yang berada di bawah pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk waspada serta tetap mengikuti aturan yang telah ada.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill