Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan masyarakat yang merupakan anggota Badan Presidium Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPPKTT), hari ini berkumpul.
Kehadiran mereka di Gedung Serbaguna Saiji, Serpong Garden, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu 22 Mei 2022, untuk bersilaturahmi.
Adapun ratusan anggota presidium ini berasal dari enam kecamatan, di antaranya Kecamatan Cisauk, Pagedangan, Kelapa dua, Legok, Curug dan Panongan.
Ketua Umum BPPKTT Nurdin H M Satibi mengatakan, dalam rangka persiapan dan kesiapan pembentukan Kota Tangerang Tengah, sudah terbentuk koordinator dari masing wilayah, mulai dari koordinator desa (Kordes) hingga koordinator Kecamatan (Korcam) di enam wilayah tersebut.
''Alhamdulillah dari badan persiapannya sudah terbentuk semua, dari Korcam hingga Kordes, kita bekerja secara masif. Berikutnya juga ada dukungan dari BPd, LPM dari enam Kecamatan, juga termasuk kajian sedang dipersiapkan," katanya.
Untuk selanjutnya, nanti pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Tangerang.

Satibi juga menyampaikan bahwa keinginan terbentuknya daerah otonomi baru Kota Tangerang Tengah atas dasar aspirasi dari masyarakat.
''Kami hanya sebatas keinginan dari rakyat. Selama rakyat itu setuju, kenapa tidak, karena mengajukan pemekaran ini tidak dilarang dan itu ada payung hukumnya, berdasarkan UU No 23/2004,'' paparnya.
"Sementara BPPKTT sifatnya hanya sebagai penggerak atau yang memperjuangkan aspirasi elemen masyarakat dari enam kecamatan tersebut.
"Persoalan wajar atau tidak, relevan atau tidak, itu dikembalikan lagi kepada pemerintah yang berkompenten,'' jelasnya.
TODAY TAGMemperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews