Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan masyarakat yang merupakan anggota Badan Presidium Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPPKTT), hari ini berkumpul.
Kehadiran mereka di Gedung Serbaguna Saiji, Serpong Garden, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu 22 Mei 2022, untuk bersilaturahmi.
Adapun ratusan anggota presidium ini berasal dari enam kecamatan, di antaranya Kecamatan Cisauk, Pagedangan, Kelapa dua, Legok, Curug dan Panongan.
Ketua Umum BPPKTT Nurdin H M Satibi mengatakan, dalam rangka persiapan dan kesiapan pembentukan Kota Tangerang Tengah, sudah terbentuk koordinator dari masing wilayah, mulai dari koordinator desa (Kordes) hingga koordinator Kecamatan (Korcam) di enam wilayah tersebut.
''Alhamdulillah dari badan persiapannya sudah terbentuk semua, dari Korcam hingga Kordes, kita bekerja secara masif. Berikutnya juga ada dukungan dari BPd, LPM dari enam Kecamatan, juga termasuk kajian sedang dipersiapkan," katanya.
Untuk selanjutnya, nanti pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Tangerang.

Satibi juga menyampaikan bahwa keinginan terbentuknya daerah otonomi baru Kota Tangerang Tengah atas dasar aspirasi dari masyarakat.
''Kami hanya sebatas keinginan dari rakyat. Selama rakyat itu setuju, kenapa tidak, karena mengajukan pemekaran ini tidak dilarang dan itu ada payung hukumnya, berdasarkan UU No 23/2004,'' paparnya.
"Sementara BPPKTT sifatnya hanya sebagai penggerak atau yang memperjuangkan aspirasi elemen masyarakat dari enam kecamatan tersebut.
"Persoalan wajar atau tidak, relevan atau tidak, itu dikembalikan lagi kepada pemerintah yang berkompenten,'' jelasnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews