Connect With Us

Cuaca Buruk, Harga Cabai Merah di Kabupaten Tangerang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Juni 2022 | 16:01

Pedagang bahan pokok di Pasar Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah harga bahan pokok pangan di Pasar Kabupaten Tangerang mengalami lonjakan. Hal ini akibat cuaca buruk yang membuat hasil panen petani berkurang.

Kenaikan yang paling drastis terjadi pada cabai merah keriting dan besar yang sebelumnya Rp40.000 naik menjadi Rp100.000 per kilogram.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang Iskandar Nordat mengatakan, cuaca yang tidak menentu saat ini menyebabkan pada banyak masalah, seperti distribusi hasil panen yang dipengaruhi masalah transportasi serta keterlambatan pengiriman menyebabkan kerusakan hasil panen.

"Sehingga berpengaruh pada kestabilan harga," katanya, Senin 13 Juni 2022.

Saat memasuki bulan Juni 2022 ini, seharusnya sudah masuk musim kemarau. Tetapi kini kondisinya masih musim penghujan, sehingga membuat kualitas sejumlah komoditas mengalami penurunan.

"Cuaca kurang baik ini sangat mempengaruhi produktivitas petani dan ditambah adanya risiko penyakit buah atau tanaman yang mengakibatkan penurunan kualitas," kata Iskandar.

Ia menjelaskan, komoditas yang mengalami kenaikan harga karena cuaca buruk ini, di antaranya seperti cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, sayur-sayuran dan lain sebagainya.

Sementara itu, komoditas lainnya seperti telur dan ayam juga mengalami kenaikan harga yang sama diakibatkan adanya penurunan produktivitas selama musim penghujan ini.

"Sedangkan harga daging sapi terpantau stabil. Ketersediaan daging sapi pun terbilang aman," tutur Iskandar,.

Berdasarkan informasi, untuk harga bawang merah yang harga normalnya Rp32.000, naik menjadi Rp63.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih dari Rp25.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Selanjutnya, harga telur ayam broiler dari Rp24.000 naik menjadi Rp28.000 per kilogram. Daging ayam ras dari Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, sedangkan daging sapi dari Rp110.000 naik menjadi Rp140.000 per kilogram.

Iskandar menambahkan, untuk menekan kenaikan harga tersebut, Disperindag Kabupaten Tangerang akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, untuk stabilisasi harga dan memenuhi kebutuhan pangan yang ada.

"Tentunya kita akan berupaya menekan kenaikan harga bahan pokok yang terjadi saat ini, dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait lainnya," jelasnya.

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

NASIONAL
Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Kamis, 2 April 2026 | 11:58

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

SPORT
Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill