Connect With Us

Warga Keluhkan Macet di Persimpangan Pinang Tigaraksa Tangerang Tiap Pagi-Sore

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:21

Persimpangan Pinang di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang kerap dilanda kemacetan lalu lintas, Senin 10 Agustus 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Persimpangan Pinang di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kerap dilanda kemacetan lalu lintas setiap pagi dan sore hari. Hal ini pun dikeluhkan warga yang sering melintasi persimpangan tersebut.

"Kalau lagi jam berangkat kerja atau sekolah itu jam 6-7, kalau sore itu jam 5, selalu macet parah," kata Kristian kepada TangerangNews.com, Rabu 10 Agustus 2022.

Ia berharap ada petugas yang mengatur lalu lintas di persimpangan. Selain itu juga pemerintah saerah setempat diharapkan memasang traffic light.

"Seharusnya ada aparat Kepolisian yang jaga, kalau Pak Ogah (tukang parkir) saja yang jaga tidak bisa membantu (kelancaran). Harus dipasang lampu merah juga," ucapnya.

Sementara itu pantauan TangerangNews.com di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, terlihat kondisi lalu lintas di Perempatan Pinang tidak seramai seperti biasanya. Lalu lintas dari arah Munjul menuju Jalan Pemda Kabupaten Tangerang, tampak ramai lancar.

Tidak banyak kendaraan-kendaraan yang menumpuk di lokasi tersebut, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang panjang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill