Connect With Us

Ada Pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Simak Jadwalnya untuk Hindari Kemacetan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Juli 2022 | 10:28

Perbaikan ruas Tol Jakarta-Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengendara yang hendak melewati Tol Jakarta-Tangerang perlu waspada dan mengatur jadwal perjalanannya.

Pasalnya tengah dilakukan pekerjaan pemeliharaan periodik Scrapping, Filling dan Overlay (SFO) serta Rekonstruksi Perkerasan oleh Jasa Marga.

Pekerjaan pemeliharaan Tol Jakarta-Tangerang itu akan dilakukan di beberapa titik. Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pemeliharaan untuk sementara tidak dapat dilintasi, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas.

"Oleh sebab itu, pengguna jalan diimbau untuk dapat mengatur waktu perjalanannya, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tetap tertib di lajurnya," ujar Pjs General Manager Representative Office 2 Jasamarga Tollroad Citra Maharani dalam keterangan tertulis, seperti dilansir dari Kompas, Senin 11 Juli 2022.

Atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut, pihak Jasa Marga memohon maaf. Sementara jika membutuhkan informasi dan bantuan di jalan tol bisa menghubungi one Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080.

Adapun titik lokasi dan jadwal pemeliharaan Tol Jakarta-Tangerang di antaranya sebagai berikut:

 

1. Pekerjaan SFO

Pekerjaan SFO akan dilakukan pada Ruas Tol Jakarta-Tangerang mulai tanggal 11-17 Juli 2022 pada periode window time pukul 22.00 sampai dengan 05.00 WIB, dengan rincian yaitu:

 

a. Arah Tangerang

KM 9+400 sd KM 9+450/A di lajur 2 sepanjang 50 meter, dilaksanakan pada 11 Juli 2022;

KM 9+450 sd KM 9+500/A di lajur 2 sepanjang 50 meter, dilaksanakan pada 12 Juli 2022;

KM 9+650 s.d KM 9+700/A di lajur 2 sepanjang 50 meter, dilaksanakan pada 13 Juli 2022;

KM 9+700 s.d KM 9+750/A di lajur 2, sepanjang 50 meter, dilaksanakan pada 14 Juli 2022;

 

2. Pekerjaan Rekonstruksi

Sementara pekerjaan rekonstruksi perkerasan akan dilaksanakan selama tanggal 14-18 Juli 2022, pada lokasi:

 

a. Arah Tangerang

KM 20+400 s.d KM 20+410/A di lajur 1, sepanjang 10 meter, dan KM 20+430 s.d KM 20+440/A di lajur 1, sepanjang 10 meter, dilaksanakan pada 15-16 Juli 2022;

KM 18+775 s.d KM 18+800/A di lajur 1, sepanjang 25 meter, dan KM 18+900 s.d KM 18+910/A di lajur 1, sepanjang 10 meter, dilaksanakan pada 17-18 Juli 2022.

 

b. Arah Jakarta

KM 25+350 s.d KM 25+325/B di lajur 1, sepanjang 25 meter, dilaksanakan pada 14-15 Juli 2022;

KM 24+960 s.d KM 24+950/B di lajur 1, sepanjang 10 meter, dan KM 24+978 s.d KM 24+963/B di lajur 1, sepanjang 15 meter, dilaksanakan pada 16-17 Juli 2022.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill