Connect With Us

Cerita Warga Tangerang Terjebak Macet Pulang Liburan di Puncak Bogor 

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 8 Mei 2022 | 16:04

Kepadatan kendaraan di Puncak Bogor, Jawa Barat hingga mengakibatkan kemacetan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Macet sudah menjadi peristiwa yang kerap terjadi di Puncak Bogor, Jawa Barat, terutama saat musim liburan.

Apalagi saat libur cuti Lebaran 2022, kemacetan panjang tak terhindarkan di kawasan yang menjadi destinasi favorit bagi pelancong dari Jabodetabek ini.

Vincentius Calvin, warga Cipondoh, Kota Tangerang, yang menghabiskan waktu libur kerjanya di Puncak, Bogor, juga merasakan kemacetan tersebut.

Calvin yang berlibur bersama sejumlah temannya ini mengaku sempat terjebak macet ketika hendak pulang ke Tangerang.

Ia mengaku berangkat ke Puncak pada Jumat, 6 Mei 2022, siang. Dalam perjalanan keberangkatan, Calvin yang berkendara dengan sepeda motor menyampaikan arus lalu lintas cukup lancar sampai Tajur, Bogor.

"Kalau berangkatnya memang agak lancar, karena jalannya menjelang siang, meski ada macetnya begitu sampai di Puncak karena padatnya kendaraan," ujarnya, Minggu 8 Mei 2022.

Calvin berlibur di Puncak hanya sehari semalam untuk melepas penat menjelang berakhirnya waktu libur Lebaran. 

Namun saat kembali ke Kota Tangerang, dia pun sempat terjebak macet di sejumlah titik. "Kalau di area Puncaknya memang macet juga, tetapi terbantu dengan penerapan sistem one way. Jadi, kita harus tahu waktu-waktu penerapan one way-nya," jelasnya.

Sistem one way diterapkan otoritas dalam rangka mengurai kemacetan di kawasan Jakarta menuju Puncak, begitu pun sebaliknya.

Dalam sistem one way ini, diberlakukan penutupan bagi kendaraan yang melintas dari Puncak ke Jakarta pada pukul 09.00-14.00 WIB.

Lalu, diterapkan penutupan bagi pengendara yang melintas dari Jakarta menuju Puncak pada pukul 14.00 sampai malam. Waktu-waktu penutupan tersebut menyesuaikan dengan volume kendaraan.

Teman Calvin, Dedi Komarudin menambahkan, begitu kembali menuju Tangerang, ia sempat terjebak macet di sejumlah titik Kota Bogor.

"Kalau di Kota Bogornya macet banget, parah. Soalnya ramai kendaraan, sama aktivitas warga di mal-mal," katanya.

Meski terjebak macet, Dedi mengaku merasa puas bisa liburan ke Puncak. "Tetap senang. Ya namanya macet tetap selalu terbayang di mana-mana. Tapi saya anggap sebagai seni kita jalan-jalan liburan," pungkasnya.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

KAB. TANGERANG
311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

311 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso Akibat Kemarau Ekstrem

Selasa, 15 September 2026 | 19:23

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 311,8 Hektare lahan sawah di wilayahnya terancam gagal panen atau Puso akibat kemarau panjang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill