Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TANGERANGNEWS.com-Saat mudik Lebaran 2022, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 23 titik pintu tol yang rawan kepadatan kendaraan. Dari 23 titik tersebut, salah satunya berada di Gerbang Tol (GT) Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Adapun puluhan titik pintu tol rawan kepadatan kendaraan saat mudik Lebaran 2022 diketahui berada di wilayah Jawa.
"Di mana wilayah Banten ada 2, wilayah Jakarta atau Polda Metro ada 2 gate tol. Kemudian wilayah Jawa Barat ada 7, Jawa Tengah ada 6, dan Jawa Timur juga ada 6," kata Sigit, seperti dilansir dari Kompas, Minggu 24 April 2022.
Sementara itu, gerbang tol paling padat diprediksi berada di wilayah Jawa Barat dari total 23 titik yang ada. Enam titik di antaranya merupakan lokasi terjadinya bottle neck (penyempitan jalur), seperti di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak Km 26.
"Namun pada saat mulai terjadi peningkatan, ini tentunya menjadi masalah, karena ada perubahan dari 4 lajur menjadi 2," ujar Sigit.
Kemudian, arah Cikampek mulai Km 48 sampai Km 50 ada perubahan 5 lajur menjadi 3 lajur. Kemudian di Cikampek Km 31-37 ada perubahan dari 4 lajur menajdi 3 lajur. Seterusnya, di Km 70-72, 3 lajur menjadi 2 lajur.
"Kemudian arah Jakarta dan sebaliknya 6 lajur menjadi 3 lajur. Pada saat arus balik nanti dan di Km 54 dari 5 lajur menjadi 3 lajur," terang Sigit.
Berikut daftar 23 Gerbang Tol (GT) yang rawan macet saat mudik Lebaran 2022:
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TODAY TAGDinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25.870 wisatawan berkunjung ke tempat wisata di wilayah tersebut saat momen libur Lebaran 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan
Kota Tangerang menerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial dengan total senilai Rp71 miliar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews