Connect With Us

Jembatan Ki Marpu Tangerang Diresmikan, Warga Desa Kini Tak Cemas Tercebur Sungai

Dimas Wisnu Saputra | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:10

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meresmikan Jembatan Ki Marpu di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 20 Agustus 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Ki Marpu di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, akhirnya diresmikan.

Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Jembatan Ki Marpu terbentang sepanjang 37 meter dengan lebar 1,5 meter di atas Sungai Bentengan.

Jembatan ini menghubungkan Desa Pasilian dan Desa Pagedangan Udik, Kabupaten Tangerang.

Menurut Erick Thohir, Jembatan Ki Marpu merupakan satu dari empat jembatan yang dibangun melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN di  Banten.

Erick mengatakan diresmikannya Jembatan Ki Marpu sebagai wujud kepedulian BUMN dalam upaya mengentaskan persoalan pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Untuk mendukung kelancaran kegiatan UMKM dan pendidikan, tentu juga harus melihat infrastrukturnya. Jembatan ini dulu terbuat dari bambu, dan sangat rapuh. Membahayakan warga,” ujarnya.

Erick menuturkan jembatan ini sangat membantu masyarakat. 

“Di bawah ada sungai yang juga deras airnya jika hujan. Jadi jembatan ini adalah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk melancarkan kegiatan pendidikan dan ekonomi warga,” kata Erick.

Kata Erick, banyak warga yang berdagang lintas desa. Selain itu, banyak anak yang harus menempuh pendidikan dengan melintasi Sungai Bentengan.

“Semoga pembangunan jembatan ini bisa membantu, bermanfaat dan jadi penghubung kebaikan antar desa,” jelas Erick.

Warga Desa Pasilian, Selamet mengaku dengan adanya Jembatan Ki Marpu kini dirinya tidak akan cemas tercebut ke sungai. Ia juga menyebut, jembatan ini sangat membantu bagi anaknya karena sebagai akses menempuh pendidikan.

“Saya tidak khawatir lagi dia akan terjatuh ke sungai,” pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill